Untuk bisa melihat halaman ini, Loe harus Login dulu Bro..
Emily Schwarting, The Beauty of Hard Work
“I put my whole heart into wanting to be on this team,” – Emily Schwarting

 

LA-Streetball.com – Cavalier Girls, kelompok pemandu sorak juara NBA 2016, Cleveland Cavaliers, harus merasa bangga memiliki seorang Emily Schwarting sebagai anggotanya. Sejak kecil, Emily menunjukkan bahwa cinta dan hasratnya ada di dunia tari. Di usia lima tahun, Emily sudah terdaftar di Center of Ballet and Dance Arts.


Kecintaannya dalam hal menari terus berlanjut ke jenjang sekolah menengah. Di sana, dia sudah mulai berkontribusi di sebuah klub pemandu sorak sekolahnya. “That was her love and her passion. If she had a dance class Friday night, she wouldn’t go to the football game or the school dance,” kata sang ayah, David.


Sayangnya, kecintaan Emily terhadap dunia tari nggak selalu berjalan mulus.  Pada tahun 2011, sanggar menarinya harus tutup karena beberapa masalah. Beberapa waktu kemudian, dia harus menderita cedera yang cukup parah. Setelah jatuh saat menari, Emily mengalami luka pada otot ACL dan MCL-nya. Saat itu, mentalnya menurun. Namun itu nggak berlangsung lama.


I looked at the people around me and saw how many of them have fought through injury. So I trained hard to get back to where I was, and it made me a better, stronger, smarter dancer,” ujar Emily.


Setelah semua hal yang dilaluinya, pihak keluarga tetap mendukung Emily untuk menari sampai akhirnya dia terpilih menjadi anggota Cavalier Girls sejak tahun 2015 lalu. Dari 130 orang yang mengikuti audisi, Emily berhasil lolos menjadi 20 anggota pemandu sorak untuk LeBron James dkk.


I had a father at a game the other day and he came up to me and said, ‘I’m only here because my daughter wants to watch you perform. Thanks for giving her that inspiration’. It takes you a step back to realize that it’s not just about basketball,” katanya.

 

 

OTHER GIRLS ON THE BLOCK :