Untuk bisa melihat halaman ini, Loe harus Login dulu Bro..
Referee Yen, The Beauty in The Game
“I want to be a referee is because I want to have a fair competition.” – Referee Yen

LA-Streetball.com – Mewahnya dunia basket semakin menarik banyak pihak. Bahkan, para perempuan yang sebelumnya hanya menjadi penghias bangku penonton sekarang udah terjun ke dalam lapangan. Tapi, ketika banyak wanita seksi memilih untuk menjadi atlet atau setidaknya pemandu sorak alias cheerleader, Yen justru memilih menjadi seorang wasit.

Yen adalah seorang wasit profesional asal Hong Kong. Dia pernah memimpin pertandingan tim Challenge The World (CTW) 2016  pada turnamen streetball Hong Kong Battleground beberapa waktu lalu. Kehadiran Yen di lapangan ini pula jadi penyegar bagi para pemain ataupun penonton yang menyaksikan pertandingan.  

Bagaimana Yen bisa terjun menjadi seorang wasit? Tentu saja Yen nggak langsung ingin berprofesi sebagai wasit pada cabang olahraga bola basket. Sebelumnya, dia terlebih dahulu aktif bermain basket tingkat SMA.

When I studied in high school, I was a basketball player. I want to be a referee is because I want to have a fair competition. This is why I become a referee,” katanya menjelaskan alasannya menjadi wasit.

Bicara mengenai olahraga lima-lawan-lima ini, Yen punya pandangan tersendiri. Dia menganggap bahwa olahraga ini bukanlah sekadar tentang skor akhir, bukan soal kalah-menang suatu pertandingan, tapi permainan ini punya nilai-nilai yang lebih dari itu.

I think the result is not important. I think the relationship, the sportsmanship is more important than the result,” tutupnya.

OTHER GIRLS ON THE BLOCK :