Untuk bisa melihat halaman ini, Loe harus Login dulu Bro..
Tiffany Suarez, An Athlete with A Model’s Body
“I want to model while I play” -- Tiffany Suarez


LA-Streetball.com
– Siapa bilang persaingan yang ketat antar pemain basket hanya terjadi di kompetisi basket besar seperti NBA? Sosok Tiffany Suarez sebagai pemain basket tingkat universitas ini sempat diperebutkan oleh beberapa universitas. Pada akhirnya, Tiffany memilih University of Virginia usai menyelesaikan masa-masa SMA-nya. Sayangnya, pilihannya tersebut bukanlah pilihan yang tepat.


It was disheartening. The way they recruited me so hard — they told me they wanted me to change their program. They started recruiting me in the summer of my eighth-grade year, calling me, sending me videos,” kata Tiffany menceritakan alasannya memilih Virginia.


Setelah semua usaha yang dilakukan pihak University of Virginia, Tiffany pun memutuskan untuk berkuliah sambil melanjutkan karier basketnya di sana. Namun, semuanya berubah ketika dia telah resmi menjadi mahasiswi di universitas tersebut. Setelah tahun pertama, dia langsung merasa ingin pindah namun coach Joanne Boyle yang memimpin timnya meminta dia untuk bertahan. Setahun berjalan, akhirnya Tiffany benar-benar memutuskan untuk pindah. Universitas yang beruntung mendapatkannya adalah Fordham University.


She reached out to us, and we jumped on that. Our location in New York was appealing to her because of her major and what she wants to do after basketball — broadcasting and modeling. It made sense,” kata Stephanie Gaitley sebagai coach di Fordham.


Tiffany memang sempat menyatakan cita-citanya usai lulus kuliah. “I want to be a sports broadcaster. And I want to model while I play professionally,” katanya.


Mengenai gaya bermain Tiffany, coach Gaitley berkata, “I think she sees herself as a point guard because she likes the ball in her hands. I think it’s a great luxury having a shooting guard who can handle like her. She’s an incredible athlete with a great ability to create her own shot.”


She has a tendency to over-dribble. We only want her to dribble when she is attacking the basket. But she goes hard all the time. We’re excited to have her,” lanjutnya.

 

 

OTHER GIRLS ON THE BLOCK :