AllStars In The Open Run L.A. Streetball 2013

BY Webstylers

20/06/2013





Open Run LA Lights Streetball 2013 telah berjalan di 11 kota, mulai dari kota Samarinda, Banjarmasin, sampai Kota Palembang. Dari beberapa kota yang di menjadi host Open Run 2014, sebagian besar Allstar Nasional kita telah menunjukkan taring mereka. Walaupun ada beberapa dari mereka yang tidak menjadi juara di Open Run tersebut, namun mereka tetap menunjukkan permainan terbaiknya sebagai streetballer Indonesia. Bagi ballers yang nggak tahu, atau mungkin lupa, siapa-siapa saja Allstar Nasional kita yang sudah bermain di Open Run LA Lights Streetball 2013,  berikut sedikit informasi dan prediksi buat loe semua.

 

Syam AKA Easy Fly, merupakan Allstar Nasional pertama yang menunjukkan taringnya di Open Run LA Lights Streetball tahun 2013. Syam, yang sempat menjadi runner-up Open Run Kota Yogyakarta tahun 2012 lalu, memilih untuk bermain di kota tetangganya, Semarang. Bersama dengan timnya yaitu, Glorious 9PM, Syam berhasil meraih Juara 1 di Open Run kota Semarang. He did what he does best, baik dari handle yang penuh trik dan kecepatan, serta dunk spektakuler nya. Dia sukses meyakinkan seluruh ballers di Semarang why he deserved to be an Allstar.

 

Berikutnya, ada tiga Allstar Nasional kita yang berasal dari 1 kota yang sama yaitu, Sudyanto AKA Hangerman, Rahmad AKA Invisible, dan Lana AKA Money Man. Mereka berasal dari Kota Medan dan ikut meramaikan permainan  di Open Run Kota Medan.

 

Dari ketiga Allstar Nasional tersebut, Lana merupakan Allstar Nasional yang paling berprestasi di Kota Medan. Selama 3 tahun berturut-turut ia bersama dengan tim nya, Universal, menjadi juara bertahan di Kota Medan. Tentu, seluruh ballers di Kota Medan sudah mengakui kehebatan Lana dengan handle mautnya. He combines great fundamental basket with special streetball tricks, yang membuat dia menjadi seorang pemain yang sangat berbahaya. Maka nggak salah, kalau pada tahun 2013 ini, Ia pun sukses mengalahkan tim dari kedua rekan Allstar Nasional nya, yaitu Sudyanto dari Ballstar Medan dan Rahmad dari Ice Cream Streetball.

 

Alhasil, Lana kembali berhasil mempertahankan gelar juaranya selama 4 tahun berturut-turut. Walaupun demikian, penampilan Sudyanto dan Rahmad sangat patut diacungi jempol, karena mereka pun berhasil membawa timnya lolos ke babak perempat final dan babak semi final. Amazing hops dari Sudyanto, and impressive handles dari Rahmad benar-benar membedakan level permainan mereka dari para ballers yang lain.

 

Next, we have two of our well-known National Allstars yang memiliki skill dan kehebatan yang sangat berbeda satu dengan yang lain, yaitu Ican AKA Lil’ Mighty dan Andi AKA Shut Down. Ican AKA Lil’ Mighty sangat dikenal akan speed dan variasi dribble yang sangat gokil,  sedangkan Andi AKA Shut Down , memiliki lompatan sangat istimewa serta gaya dunk nya yang sangat bervariasi. These two National Allstars played in Open Run kota Bandung beberapa minggu lalu.

 

Pada kesempatan di tahun 2013 ini, Andi bergabung dengan komunitas streetball terbesar di kota Bandung, yaitu Future Streetball. Walaupun tim nya akhirnya harus kalah di babak perempat final, namun Andi tetap menunjukkan highlights terbaik nya dengan finishing to the basket yang sangat powerful and magnificent. Namun, harus diakui, bahwa tahun ini adalah tahun untuk Ican, yang merupakan juara 1 Open Run kota Bandung 2013. Ican kembali bersama timnya Universal, yang kemudian bergabung dengan tim Yoska dan membentuk Universal Yoska. Dengan tambahan amunisi yang lebih baik dan lebih powerful dari tahun lalu, Ican berhasil mengalahkan semua lawan-lawannya dengan penuh percaya diri dan keyakinan. Ican really showed everyone that he was a lot more improved this year, and deserved to be in the spotlight.

 

Dengan begitu, tinggal dua Allstar Nasional lagi yang belum menunjukkan taring mereka di Open Run LA Lights Streetball 2013, yaitu Iqbal AKA Uptown Boy dan Bicek AKA Demolition. Setiap tahun, kedua streetballers ini selalu bermain di Open Run Kota Jakarta. Bahkan, Bicek pernah menjadi Juara 1 Open Run kota Jakarta beberapa tahun lalu bersama dengan timnya yaitu, Ballstar Indonesia. Sedangkan Iqbal sendiri, pernah bermain di beberapa tim ternama di Jakarta, yaitu JSB dan Offsiderz. Sayangnya, hingga saat ini, Ia belum berhasil menjadi Juara 1 Open Run.

 

Mereka pun disebut-sebut akan kembali bermain di kota Jakarta, yang dikenal dengan sebutan “The City of Gods”. Well, are they really gonna show off their skills in Open Run Jakarta next month? Let’s come and watch!

SHARE
750
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...