An Interview with the Captain

BY sball

16/11/2015

LA Streetball | Reza aka El Bastard
LA-Streetball.com - Di dalam suatu tim olahraga dibutuhkan seorang pemimpin, leader atau kapten yang dituntut untuk menjadi kepanjangan tangan pelatih di atas lapangan, tidak terkecuali di dalam olahraga basket. Pemain bola basket yang dituntut menjadi seorang kapten pastinya harus memiliki keunggulan dari skill, teknik, visi serta pula kepemimpinan. Reza Arfah sudah ditunjuk untuk mengemban peran tersebut dalam memimpin the Dream Team LA Streetball 2015 beduel di turnamen SOMECITY, Jepang.

Redaksi LA Streetball beberapa hari lalu berkesempatan mewawancarai pemain berjuluk El Bastard ini. Berikut rangkumannya:

Redaksi LA Streetball (LAS): Selamat buat loe yang sudah terpilih masuk ke dalam skuat yang berangkat ke Jepang dan dipercaya menjadi kapten. Kira-kira apa yang menjadi pertimbangan coach sampai akhirnya mempercayai posisi krusial itu di tangan loe?

Reza (R): Alhamdulillah coach percaya dengan kompetensi gue dalam segi leadership dan kedisiplinan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Mungkin juga karena gue orangnya agak vocal juga sih, hehehe..


LAS: Itu kan dari point of view pelatih. Nah, kalau dari loe sendiri loe melihatnya seperti apa, kira-kira atribut apa yang loe miliki sehingga loe percaya diri bakal bisa jadi leader yang mumpuni?

R: Modal gue sih sederhana, gue selalu punya tekad yang bulat untuk bisa mengalahkan Jepang (Ballaholic). Hal ini lah yang memancing gue untuk selalu memotivasi rekan-rekan setim untuk tanding di Jepang nanti.


LAS: Sempat merasa ini (terpilih sebagai kapten) jadi beban nggak sih, mengingat loe dipilih menjadi leader di tengah-tengah pemain hebat serta berpengalaman lainnya (seperti Syam aka Easy Fly, Lana aka Moneyman, atau Raymond aka White Phyton), meskipun kebanyakan dari mereka merupakan teman baik (di luar lapangan) loe juga?

R: Nggak jadi beban, sih, karena selama ini apa yang gue tuntut ke mereka ya demi kebaikan tim itu sendiri. Jadi, meskipun mereka semua hebat, mau nggak mau harus bisa meredam ego mereka masing-masing dan bermain layaknya sebuah tim.


LAS: Teamwork makes dream work. Well, last question, nih. Kira-kira buat loe ini bakal jadi tanggung jawab besar nggak bawa nama Indonesia ke pentas streetball Asia? Terus, menurut loe seberapa besar peluang tim kita di Jepang nanti?

R: Tanggung jawab besar, sih, pasti, karena nggak semua orang punya kesempatan seperti ini. Jadi, buat gue ini satu kesempatan yang mungkin nggak akan pernah orang dapet lagi untuk bisa mengharumkan nama streetball Indonesia di Asia. Jadi, di sana kita harus kerja keras! Kalau kata coach Dan Rose, 'Hard work, paid off.' Peluang? duelnya pasti akan ketat, tapi kita nggak mau mengalah begitu saja.


LAS: Oke, cukup. Good luck buat di Jepang nanti, Reza!


Anyway, di tempat terpisah, redaksi LA Streetball juga sempat menanyakan salah satu anggota the Dream Team LA Streetball 2015, Raymond aka White Phyton, perihal kualitas dan kepemimpinan Reza sejauh ini. "Bagus. Reza cukup bertanggung jawab dan as a player ia juga berkontribusi dengan baik untuk tim, terutama dalam segi defense. Reza kuat banget defensenya," kata Raymond. Well said, then. (RAI)



Baca juga: Freedom VS El Bastard. Siapa Menang?
                The New Beginning

SHARE
SHARE:
2718
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...