Angkuhnya Metta World Peace

BY sball

21/09/2015

pemain basket terkenal | Ron Artest aka Metta World Peace
LA-Streetball.com - Lagi, Ron Artest AKA Metta World Peace kembali "bertingkah" di hadapan media. Kali ini bukan karena perkelahian atau ulah konyolnya, melainkan dilakukan oleh mulut besarnya. Mungkin ia bukan lagi sosok Artest yang masih prima saat ia membantu LA Lakers meraih gelar championship lima tahun lalu. Namun, harus diakui kepercayaan dirinya yang sangat tinggi itu tidak pernah pudar.

Pemain bola basket berusia 35 tahun ini menegaskan bahwa dirinya masihlah small forward terbaik di planet bumi. Jika bukan yang paling hebat, setidaknya ia menganggap dirinya pantas disebut sebagai salah satu small forward terbaik di dunia saat ini. Jemawa? Pasti. Sebabnya, dalam kurun dua tahun terakhir Artest tidak bermain di kompetisi basket seketat NBA, di mana ia "hanya" bermain di kompetisi basket Tiongkok dan Italia. Jadi, pernyataan bahwa dirinya adalah small forward terbaik tentu patut dipertanyakan.

Dalam beberapa minggu terakhir ini, gencar rumor yang menyatakan bahwa ia akan ditarik kembali oleh Lakers dan dikontrak selama satu tahun. Menanggapi ini, Artest memilih untuk "bermain aman" dalam artian tidak menyangkal sekaligus tidak mengiyakan. "Saya dan Mitch Kupchak (GM Lakers) memiliki hubungan yang baik, namun kami belum membicarakan tentang rencana kembalinya saya ke tim Lakers. Kami berdua memiliki hubungan yang baik. Entah nantinya saya akan kembali ke Lakers atau tidak, yang pasti hubungan saya dan Mitch akan selalu baik," ujar pemain temperamental ini.

Alih-alih berbicara tentang peluang ia bermain kembali untuk Lakers, Artest malah membangga-banggakan diri sendiri sekaligus menyepelekan pihak lain. "Saya memang tetap berlatih hingga kini. Saya masih merupakan salah satu small forward terbaik di dunia, kendati karir saya naik turun. Namun, dengan hal ini tim-tim lain malah cenderung mempertanyakan 'apakah Artest akan cocok bergabung ke tim kami?', atau 'apakah Artest bisa membimbing para pemain rookie?', hingga 'apakah Artest masih sanggup bermain?' Tentu itu bukan pertanyaan yang tepat.

"Seharusnya pertanyaannya diubah menjadi, 'apakah saya bisa mencocokkan diri dengan sebuah tim?' atau 'apakah ada pelatih yang bisa dan sanggup melatih saya?' Itulah pertanyaan yang lebih realistis, yang cocok ditanyakan kepada saya," ujar Artest.

Begitulah memang sosok Ron Artest. Dibalik keangkuhan yang ditunjukkan, sejatinya ada satu hal benar yang diucapkannya tadi. Apakah memang benar ada pelatih yang sanggup menangani Artest dengan segala "kegilaan"nya? Kalau ada, tolong sebutkan siapa orangnya? (RAI)




Baca juga: Ron Artest, Sang Trouble Maker
                Tobatnya Sang Pebasket Bengal

SHARE
SHARE:
746
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...