EFEK MAMBA
Wed, 03/01/2018 - 08:02 — sball
facebook tweet Share

LA-Streetball.com - Pernah gak sih lo nge-fans sama seseorang sampai mereka memberikan efek yang besar untuk hidup lo? Itu yang dirasakan oleh Chris Huerta. Chris Huerta adalah penggemar berat Kobe Bryant yang mempunyai berat badan cukup berlebihan. Sejak Kobe Bryant tampil terakhir tahun 2016 lalu di Staples Center, Chris sudah berhasil menurunkan berat badan sebanyak 70 kg!

Berikut foto Chris Huerta yang ia posting di akun Twitter pribadinya yang langsung dibagikan oleh 4000 orang, yang salah satunya adalah CEO dan co-owner Los Angeles Lakers, Jeanis Buss.

Source: Image 

Source: Image 

Foto di sebelah kiri adalah tampilan Chris Huerta di depan Staples Center tanggal 14 April 2016 di tengah keramaian pertandingan terakhir Kobe Bryant. Chris bercerita, 2 minggu sebelum itu, teman dekatnya harus berhadapan dengan hukum dan masuk penjara. Lalu di hari yang sama pula salah satu temannya ada yang melakukan bunuh diri. Ia mengaku sedang kalut dan gelisah selama 2 bulan termasuk saat pertandingan terakhir Kobe itu.

Kemudian teman dari Chris menghubungi untuk menolong dan memotivasi  dalam merubah hidup dengan latihan. Kata Chris:

“I wanted to show my family If I can do it, anybody can do it, to me, weight loss isn’t about helping yourself, it’s about helping others.”

Dalam waktu 5 minggu sejak itu, Chris berhasil menurunkan berat badan hingga 15 kilogram dengan diet dan latihan rutin. Chris mengaku dia mengadaptasi “Mamba Mentality” untuk memotivasinya menurunkan berat badan.

Source: Image

Chris menambahkan juga kalau ia selalu ingat kata-kata yang ia dengar dari Kobe Bryant:

“Kobe always had the message of ‘Control what you can control today.’ So if I can only do 10 minutes of cardio, a 10-minute workout, and some stretching, that’s fine. I’ll build on that the next day. I’ll work at it and work at until I get to where I want to go.”
 

Chris juga bercerita ia selalu datang latihan jam 5 pagi sama seperti kebiasaan Kobe Bryant. Chris menganggap perpisahan dengan Kobe adalah turning point dalam hidupnya.

“I was sitting at a Taco Bell drive-thru,” Huerta said, “and I was like: ‘Why am I here?’ I’m going to be here again tomorrow. A lot of it was just exhaustion. I was exhausted with being fat.”

 

Kini bukan hanya Chris berbadan ideal, ia juga membantu adiknya menurunkan berat badan. Nah bagus ini cara meniru idola dengan positif!

Halaman ini di lihat 266 kali.
COMMENTS
You must be logged in to post comment. Please login or register.
There is no comment for this article.