SAATNYA THUNDER PANIK
Mon, 04/12/2017 - 10:16 — sball
facebook tweet Share

 

LA-Streetball.com - 20 pertandingan sepertinya sudah cukup untuk menjadi tolak ukur apakah sebuah starting line-up andalan berfungsi dengan baik atau tidak. Tapi untuk Oklahoma City Thunder yang punya 3 pemain bintang masih menjadi tanda tanya. Memasuki musim dengan harapan besar tertumpu pada Russell Westbrook, Carmelo Anthony, dan Paul George, Thunder hanya mengantongi 8 kemenangan dan mengalami 12 kekalahan dalam 20 pertandingan yang mereka sudah jalani!

Source; image

Setelah mereka mampu mengubah kekalahan menjadi kemenangan melawan Warriors, Thunder kemudian dikalahkan oleh Detroit Pistons, Dallas Mavericks, dan Orlando Magic.

Source; image

Dibalik semua kekalahan Thunder, yang paling mengkhawatirkan adalah belum terlihatnya chemistry yang apik antara Westbrook, Anthony, dan George. Pelatih Billy Donovan sepertinya harus putar otak untuk merombak starting line-up yang adalah Westbrook, Anthony, Adams, Roberson dan George.

Source; image

Masalah mereka terletak pada shooting. 5 pemain diatas terlihat kurang mengandalkan peraihan point dari tembakan menjadikan rata-rata percobaan 3-point mereka sangat rendah. Mereka juga kurang bisa menghasilkan foul untuk mendapat tambahan angka dan juga terlalu banyak turnovers. Tapi sepertinya membangku-cadangkan Adams atau Roberson bukan menjadi solusi terbaik, pertahanan mereka berdua sangat cocok dengan gaya permainan Westbrook dan George. Membawa Carmelo Anthony untuk memainkan Patrick Patterson bisa menjadi solusi baik untuk Billy Donovan.

Tapi ketika ditanya oleh wartawan mengenai solusi ini, Anthony terlihat tidak bisa terima:

Source; image

Anthony juga menyatakan kalau Thunder dalam keadaan baik-baik saja:

Source; image

Hmm, 12 kali kalah sih namanya gak baik baik aja bro! Kalau Dwyane Wade aja bisa berkorban menjadi cadangan di Cleveland, kenapa Anthony tidak?

Halaman ini di lihat 412 kali.
COMMENTS
You must be logged in to post comment. Please login or register.
There is no comment for this article.