DeAndre Jordan, Mav's Enemy Number One

BY sball

15/07/2015

pemain basket terkenal | DeAndre Jordan
LA-Streetball.com - Trade saga antara DeAndre Jordan, LA Clippers, dan Dallas Mavericks berbuntut panjang. Tampaknya, Jordan harus menyiapkan diri sebaik mungkin untuk menjadi bulan-bulanan fans Mavericks di musim depan. Bagaimana tidak, dirinya selangkah lagi akan hijrah ke Mavericks karena ia sempat berstatus free agent, sebelum akhirnya berubah pikiran untuk bertahan di tim lamanya, Clippers.

Pemain bola basket Mavericks, Chandler Parsons, adalah salah satu orang yang mengecam keras sikap Jordan tersebut. Ia dianggap tidak menghargai Mavericks. Terlebih pemilik Mavericks, Mark Cuban, harus turun tangan langsung saat proses negosiasi. Pihak Mavericks merasa dilecehkan, karena Jordan sendiri sudah menyetujui personal term dengan Mavericks. Namun, kemudian Jordan "menghilang" bak ditelan bumi, ketika Cuban di beberapa hari berikutnya meminta kepastian dirinya untuk tanda tangan kontrak.

Jordan hanya memberikan harapan palsu, sebab di detik-detik akhir ia berubah pikiran dan memilih untuk tetap bersama Clippers selama empat tahun ke depan. Usia Jordan sudah menginjak 26 tahun dan memiliki tubuh yang tinggi besar, namun hal tersebut menjadi sebuah ironi ketika ia memperlihatkan sikap labil, kekanak-kanakan dan cenderung untuk "bermain aman" dalam karirnya. Ia dianggap tidak siap atau secara kasarnya bisa disebut tidak berani untuk bermain sebagai tumpuan tim. Ia lebih memilih untuk tetap berada di bawah bayang-bayang Chris Paul dan Blake Griffin di Clippers.

berita basket | Mark Cuban dan DeAndre Jordan

Satu hal yang patut diapresiasi dari Jordan adalah niatnya untuk meminta maaf --kendati tidak secara langsung-- kepada Mark Cuban, tim Mavericks, beserta para fans mereka melalui akun twitter. Jordan tahu pasti bahwa dirinya tidak akan dimaafkan, namun setidaknya ia mencoba. Berikut adalah pernyataan maaf Jordan:

"Saya ingin meminta maaf kepada salah satu owner terbaik di dunia, Mark Cuban, tim Mavericks, dan fans mereka. Saya sangat terkesan dengan kebaikan dan pengertian yang diberikan oleh tim Mavericks dan Cuban. Saya minta maaf telah berubah pikiran."

Cuban pun merespon hal tersebut dengan gaya santai khasnya. "Saya tidak peduli dengan etika atau sopan santun. Ini bukan tentang itu. Ingat, hal terburuk bisa terjadi begitu saja, bukan? Ini namanya bisnis. Ini adalah dunia nyata. Anda harus segera bangkit, hidup terus berjalan." (RAI)



Baca juga: Parsons Murka dengan DeAndre Jordan



SHARE
SHARE:
830
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...