DERRICK ROSE ADALAH KESALAHAN TERBESARNYA ADIDAS

BY sball

11/07/2018

 

 

 

 

LA-Streetball.com - Misi Adidas adalah menggeser Nike sebagai brand yang menguasai produk basket dan Adidas sempat berada di jalur yang benar pada tahun 2012 saat merekrut Derrick Rose. Sayangnya perekrutan tersebut gak berjalan mulus, bahkan Rose gak pernah tampil ke babak final selama beberapa tahun belakangan ini. Berbanding terbalik dengan Nike dengan empat atlet sponsornya yang selalu tampil di final NBA selama empat tahun belakangan.

 

 

 

 

 

 

Source: Image

 

 

Rose mengawali karirnya bersama Chicago Bulls pada tahun 2008 dan karena performanya yang maksimal, di tahun yang sama ia dikontrak oleh Adidas dengan nilai $1 juta per tahun. Tiga tahun kemudian ia menjadi pemain terbaik di NBA 2010-2011. Prestasi Rose membuat banyak pihak yang ngelirik dia untuk bekerjasama. Tapi Adidas langsung mengamankannya dengan memperpanjang kontraknya selama 14 tahun dengan nilai $250 juta. Gak cuma "three stripes", brand-brand seperti Skullcandy, Force Factor, Wilson Sporting Goods, dan Powerade juga menunjuk bintang muda ini untuk jadi bintang iklan mereka.

 

 

 

 

 

 

Source: Image

 

 

Tapi sayang momen prestisius itu hanya bertahan selama setahun. Di musim berikutnya Rose didera cedera serius pas laga pertama playoff melawan 76ers. Otot Meniscus pada lutut kirinya robek dan terpaksa harus menjalani masa pemulihan selama 8-12 bulan. Kemudian ia kembali mengalami cedera saat melawan Portland Trail Blazer pada Oktober 2013. Otot Meniscus pada lutut kanannya sobek dan membuatnya gak bisa main sampai akhir musim. Seakan kesialan terus melanda Rose, tulang pipi sebelah kanannya sempat retak saat pra musim 2015-2016 dan otot Meniscus sebelah kirinya kembali sobek pas April 2017 yang memaksanya harus menjalani operasi lagi.

 

Operasi ke empat sepanjang sembilan tahun karirnya di NBA ini sempat bikin Rose pengen pensiun dini, tapi gak semudah itu. Rose masih terikat kontrak dengan Adidas hingga 2021 yang mewajibkannya untuk terus main di NBA apapun yang terjadi. Rose yang seharusnya bisa main sebanyak 722 kali sepanjang karir namun hanya bisa bermain di 495 pertandingan ini berdampak besar pada produsen sepatu asal Jerman tersebut. Penjualan sepatu hasil kolaborasi Rose dengan Adidas, D-Rose, gak berjalan dengan baik. Tapi walaupun begitu Adidas tetap membayar kewajibannya sebagai sponsor dari pemain berusia 28 tahun ini.

 

 

 

 

 

 

Source: Image

 

 

Sebuah media koran harian yang berbasis di Illinois, Amerika, Chicago Sun-Times, mengumumkan Minnessota Timberwolves memperpanjang kontrakna Rose selama empat tahun. Kemudian ia mendapatkan $14.5 juta dari Adidas, tapi ada syaratnya. Rose harus masuk di NBA All-Star dan maksimal hanya boleh melewatkan 41 pertandingan dari total 82 pertandingan pada NBA 2018-2019. Kalo gak bisa memenuhi syarat tersebut, akan ada pemotongan bonus dalam jumlah yang besar. Bisa gak ya Derrick Rose kembali ngebuktiin kalau Adidas gak salah ngajak dia kerjasama?

381
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...