Endurance Only for the Winners

BY sball

29/06/2015

LA Streetball | Coverstory - Endurance Only for the Winners
LA-Streetball.com - Apa yang paling masif bagi seorang atlet? Teknik, skill, dan yang pastinya adalah mental. Ketiga aspek ini penting dimiliki oleh para atlet, dalam hal ini streetballer atau pebasket, untuk meraih kemenangan. Menguasai teknik dasar dapat membuat loe bermain dengan rapi bersama rekan setim loe. Meningkatkan skill, tentu akan memperkaya kualitas diri loe sendiri secara individu. Sedangkan mental positif, akan menjaga loe tetap kuat ketika kalah, dan menjaga loe tetap rendah hati ketika tengah berjaya.

Ketiga hal tersebut mutlak bagi siapapun yang ingin meraih kesuksesan, baik dari segi olahraga maupun dari segi kehidupan secara luas. Namun, di samping itu ada satu hal lagi yang tidak boleh luput dimiliki oleh para pemain, yaitu endurance atau ketahanan. Basket merupakan olahraga yang membutuhkan kecepatan, kekuatan, ketangkasan, serta atletisme tubuh.

Latihan ketahanan dapat membantu pebasket untuk bermain di laga yang kompetitif. Pemain perlu membangun stamina mereka sehingga ini dapat memberikan efek dramatis di dalam permainan mereka dan tim secara keseluruhan. Oleh karenanya, pemain harus melakukan endurance training agar dapat menjaga stamina selama 40 menit di setiap pertandingan dan atau untuk sepanjang musim.

Berikut adalah beberapa langkah dalam latihan ketahanan atau endurance training:

STEP 1

Lakukan pemanasan untuk melancarkan peredaran darah, mempersiapkan otot-otot tubuh untuk latihan agar terhindar dari cedera.

STEP 2

Lakukan latihan "basketball mile" untuk membangun stamina dan daya tahan. Jogging selama 20 detik, kemudian tingkatkan dari jogging menjadi lari cepat selama 20 detik. Setelahnya, lakukan lompat ke depan selama 20 kali juga, hingga diakhiri dengan 20 detik berjalan santai. Lakukan ini hingga loe berhasil melampaui jarak 1,5 km.


STEP 3

Lakukan latihan "pyramid drill" untuk membangun ketahanan tubuh. Dimulai dari satu baseline, berlari sprint ke arah baseline berlawanan. Lakukan satu kali push up. Kemudian bangun, dan kembali berlari sprint ke baseline awal. Lakukan dua kali push up. Terus lakukan ini hingga pemain melakukan lima kali push up. Ambil istirahat selama dua menit. Kemudian, lanjutkan langkah yang sama namun kali ini diganti dengan melakukan sit up, alih-alih push up.

STEP 4

Dimulai dengan shooting bola dari free throw line sebanyak lima kali berturut-turut. Kemudian, lanjutkan dengan berlari ke bawah papan ring, lalu melompat seraya memantulkan bola ke papan ring. Lakukan ini sebanyak 10 kali secara bergantian dengan rekan lain. Lalu, setelah itu kembali ke free throw line untuk shooting bola kembali sebanyak 5 kali. Latihan ini dapat meningkatkan level konsentrasi dan stamina pemain secara menyeluruh.


Selebihnya, pemain bisa melakukan pendinginan dengan lompat tali atau berjalan santai untuk melemaskan otot. Dianjurkan pula untuk para pemain minum susu cokelat yang menurut sebuah penelitian dapat membantu pemulihan dan membangun kembali otot setelah latihan berat. Tapi tentu pilihlah susu cokelat yang tanpa lemak, sebab ini dapat membantu menyiapkan otot untuk melakukan latihan selanjutnya.

Berbicara tentang daya tahan, maka ini ada kaitannya dengan berpuasa yang kini tengah dijalani oleh sebagian orang di bulan Ramadhan. Saat berpuasa daya tahan tubuh seseorang sangat diuji, terutama dalam hal ini para pemain bola basket. Mereka diharuskan tetap berlatih di tengah rasa lapar dan haus. LA-Streetball jadi teringat dengan perbincangan dengan salah satu streetballer legend Indonesia, Rico Spinboy, beberapa waktu lalu.

Ia seorang muslim yang pastinya berpuasa di bulan Ramadhan. Kendati demikian, ia tidak menjadikan ini sebagai alasan untuk dia tidak berlatih basket. Ia terus menjaga kebugaran tubuhnya dengan berolahraga, dan tetap mengasah skillnya dengan latihan basket beberapa kali dalam seminggu. Ia menyiasatinya dengan berlatih pada jam 4 sore hingga menjelang maghrib. So, bisa dilihat bukan bahwa berpuasa di bulan Ramadhan tidak seharusnya menghalangi pemain untuk tetap berlatih?

Sebaliknya, ini justru bisa dijadikan ajang melatih kesabaran dan mengendalikan emosi di atas lapangan. Lebih jauh lagi, dengan berpuasa daya tahan tubuh loe akan terasah selama bermain basket. Skills can make you awesome, but added with strong endurance, it will lead you to be a great winner!

(RAI)



Baca juga: Great Mentality Beats Fluidity

SHARE
2221
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...