Esto a.k.a Eazy E

BY sball

22/04/2014


Apa yang menjadi persamaan antara Nasty G dengan Esto a.k.a Eazy E? Keduanya merupakan seorang dunker yang juga fasih melakukan ball handling. Selain itu, keduanya juga pernah sama-sama terpilih menjadi skuad All Star Nasional pada tahun 2009. Lalu, bagaimana cerita awalnya hingga Esto mendapatkan a.k.a Eazy E? Begini ceritanya.

“Saya mendapatkan ini (a.k.a Eazy E) saat laga play off LA Lights Streetball di Surabaya. Waktu itu MC Pdub selalu memanggil ‘Eazy E’ ketika saya sedang membawa bola. Waktu saya tanya alasannya, ternyata karena dia melihat saya bisa dengan mudah menjadi seorang handler atau seorang dunker. Lengketlah sebutan Eazy E kepada saya semenjak itu,” cerita Esto.

Untuk basket sendiri dia mengaku bahwa mulai menggeluti sejak masih duduk di bangku SMP. Namun, untuk pengembangan skill, khususnya untuk dunk dan juga handle, salah satu streetball legend kelahiran Palangkaraya 30 Oktober 1984 ini, melakukannya saat SMA.

“Pertama kali melakukan dunk yaitu waktu SMA. Dari sekedar coba-coba sampai akhirnya benar-benar bisa. Senang banget waktu itu, sampai dicoba berulang-ulang walaupun gagal terus. Kalau untuk trik, saya lebih banyak lihat dan belajar dari video-video streetball. Dulu saya hobi mendownload video streetball dari internet.”

Esto juga menyebutkan beberapa nama yang memberinya inspirasi dalam bermain basket maupun streetball pada khususnya. Untuk pemain internasional maka nama LeBron James, Vince Carter dan Hot Sauce muncul menjadi idola penggila game NBA 2K10 ini.

Sedangkan lokal, dia begitu antusias menyebut Richard a.k.a Insane, yang menurutnya adalah sosok yang membuatnya suka dan menggeluti dunia streetball. Sedangkan untuk trik, dia menyebut dua nama legenda All Star Nasional yaitu Brother J dan Poison V.

“Brother J. Siapa tidak kenal dengan trik-trik anehnya? Move and freestylenya mantap. Sedangkan Posion V, saya pernah di­trick telak sama orang ini untuk pertama kalinya di laga play off Surabaya,” kata Esto.


Hingga pada akhirnya Eazy E berhenti dari kompetisi LA Lights Streetball, namun bukan berarti dia meninggalkan dunia streetball sama sekali. Hal ini terlihat ketika dia hadir pada event LA Lights Streetball lalu, di mana dia menyempatkan foto bersama dengan skuad All Star 2013 yaitu, Ican a.k.a Lil Mighty, Lana a.k.a Moneyman dan Rico a.k.a Haleluya. Khusus untuk dua nama terakhir, merupakan dua partnernya di skuad All Star 2009.

It was always great to have a All Star national streetballer like Eazy E. So long, Legend!

SHARE
635
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...