Finally, L.A. Streetball Come To Purwokerto Again!

BY Webstylers

06/05/2013

Setelah kurang lebih 6 tahun absen sebagai host dari kompetisi L.A. Lights Streetball, maka pada tahun 2013, kota Purwokerto mendapatkan kesempatan lagi untuk menjadi tuan rumah acara kompetisi streetball paling besar dan paling bergengsi di Indonesia.

Pertama kali L.A. Lights Streetball singgah ke kota Purwokerto pada awal tahun 2007 dan menjadi bagian dari acara Roadshow para Allstar Nasional 2006. Pada saat itu, memang belum begitu banyak streetballer asal Purwokerto yang memiliki skill streetball seperti sekarang. Namun, antusiasme pencinta streetball dimasa tersebut tidaklah jauh berbeda dengan sekarang. Mereka tetap terlihat sangat excited akan kompetisi L.A. Lights Streetball. Apalagi, Open Run kali ini para streetballer asal Purwokerto juga telah memperlihatkan perkembangan yang sangat pesat sehingga antusiasme penonton yang hadir pun bertambah gokil!

Sejak pagi, GOR Satria, Purwokerto telah dipenuhi banyak orang dari segala macam penjuru. Selain para native streetballer asal Purwokerto sendiri, beberapa tim lain juga datang dari luar kota, seperti Yogyakarta, Surabaya, dan Bandung. Akhirnya, sebanyak 32 tim telah mendaftarkan tim mereka untuk bertanding di Open Run Purwokerto antara lain, Baller Society, D’Broed, Exhaust Perwira Streetballer 1 & 2, Expert Next Level, Miracle Ballers A & B, OG Ballers, Purwokerto Satria, Sky Ballers A & B, Expert Fighter, SHAQ Streetball, Young Ballers, dan masih banyak lagi.

Pertandingan demi pertandingan akhirnya berlangsung dengan aman dan lancar. Ada beberapa battle yang terlihat begitu seru, namun ada juga yang terbilang “kurang menggigit”. But overall, these team really showed what they got and played all out. Terlebih, dari antara para tim yang bertarung, ada dua tim yang bisa dibilang paling “senior” di Open Run Purwokerto yaitu, tim OG Ballers dan SHAQ Streetball, yang ikut meramaikan kompetisi.

OG Streetball merupakan tim yang memiliki squad pemain yaitu Gundul AKA Ill-Loco, Titora, Dicky Pramana AKA Slomo dan Irwan Zulmi. Sedangkan, untuk SHAQ Streetball, sebenarnya mereka sudah cukup sering bermain di Open Run Yogyakarta di pada beberapa tahun sebelumnya, namun pada kesempatan kali in, mereka pun memilih untuk bermain di kota Purwokerto dengan squad andalan mereka antara lain, Randy AKA Lil Saint, Matt Eckersley AKA Silver Surfer, dan Dori AKA Lil Spin. Selain itu,SHAQ Streetball juga memiliki komunitas freestyle basketball yang sangat terkenal, yaitu Kingdom Freestyle. Maka tidak salah, bila dengan kehebatan masing-masing individu dari kedua tim ini, mereka mampu mengalahkan tim lainnya di babak Open run dan berhasil lolos masuk ke babak final.

Alhasil, pertarungan di babak final antara, OG Ballers dan SHAQ Streetball pun berlangsung begitu seru dan menarik. OG Ballers yang dipimpin oleh Gundul AKA Ill Loco dengan permainan cepat dan full of tricks, melawan showcase dari para jagoan freestyle seperti, Randy AKA Lil Saint dan Dori AKA Lil Spin. But in the end, the team with the best fundamental basket won the game. Lebih-lebih, dengan postur tubuh yang lebih tinggi dan lebih besar dari para pemain tim OG Ballers, mereka dapat menumbangkan tim SHAQ Streetball dan memperoleh medali juara 1 di Open Run Purwokerto.





Here is the summary of Open Run Purwokerto 2013:

Streetball Competition:

I: OG Ballers

II: SHAQ Streetball

MVP / Top Pointbreaker:

Dori AKA Lil Spin (SHAQ Streetball)

Freestyle Battle:

I: Kingdom Hometown

II: Kingdom Pamelang

BBoy Battle:

I: Soul Prince

II: Magnet Crew

SHARE
339
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...