Gagal Lolos ke Top 10, Josh dan Rahmad Tetap Optimis

BY sball

06/06/2016

Gagal Lolos ke Top 10, Josh dan Rahmad Tetap Optimis

LA-Streetball.com - Di samping lolosnya 12 peserta yang masih berkesempatan menjalani rangkaian latihan berat dan keras di Training Camp, ada dua peserta yang gagal. Mereka adalah Joshua Peter Jacob dan Rahmad Edi Gunawan.

Gagal Lolos ke Top 10, Josh dan Rahmad Tetap Optimis


Keduanya mengaku kecewa. Namun, Josh dan Rahmad masih memiliki semangat dan keyakinan di balik kegagalan mereka di penyeleksian top 10. "Karena kita udah kerja keras di sini, tiga minggu bareng-bareng dan tiba-tiba di-cut gitu, pasti kecewa. Tapi, dalam hati saya, saya tahu juga ini pasti Tuhan kasih yang terbaik. Saya akan latihan lebih keras lagi. Kalau event (Challenge The World) masih ada tahun depan, saya akan balik lagi," kata Josh pasti.

Menurut Josh, masuknya dia di Training Camp telah memberikannya banyak ilmu dan pengalaman dari para pemain basket hebat, seperti Iyus, semua coach lokal dan The Professor. "Ini kempatan berharga banget," ujar Josh. Ke depannya, Josh berencana untuk fokus memperbaiki diri sendiri. "Dari fisik, terus gemukin badan juga, nge-gym, fokus latihan di klub, di kampus dan yang pastinya yang paling penting, mau latihan vertikal untuk lompat lebih tinggi," ucap Josh semangat.

Gagal Lolos ke Top 10, Josh dan Rahmad Tetap Optimis

Selain Josh, Rahmad juga merasakan kekecewaan yang sama. All-Star yang lekat dengan gaya Streetball-nya itu mengungkapkan perasaannya yang sempat nggak yakin terpilih masuk ke Dream Team. "Udah pesimis dengan rules-nya sekarang yang lebih konvensional. Tapi, saya selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik terus," kata pemilik a.k.a Invisible itu. Mesikpun kecewa nggak berhasil lolos ke 10 besar, Rahmad tetap bersyukur bisa mengikuti Training Camp pada tahun ini karena dia telah mendapatkan kesempatan untuk dilatih dengan Streetballer favoritnya, The Professor. "Masalah terpilih atau nggaknya itu sih biasa, tergantung pada pelatih. Masalah bagus atau nggaknya, semua orang bisa lihat. Mungkin, itulah yang dibutuhkan tim Streetball (Challenge The World 2016) untuk saat ini," ucap Rahmad yang mengaku nggak pernah berkecil hati ketika gagal masuk top 10. Rahmad percaya diri bahwa dia akan kembali ke Training Camp pada tahun depan.

Anyway, Josh dan Rahmad punya kesamaan yang menarik nih, Ballers. Mereka berharap di tahun depan, Challenge The World 2017 akan mendatangkan Streetballer fenomenal Amerika, Philip Champion a.k.a Hot Sauce sebagai coach yang diundang untuk melatih di Training Camp. How do you think, Ballers?

Photo: 
Redaksi LA Streetball


(IP)











Baca juga:
Sparring Keempat Menang, Coach AB dan Coach Ivan Kecewa
Impresi Peserta dan Coach Training Camp Tentang The Professor

SHARE
SHARE:
567
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...