HISTORY OF LA STREETBALL CHALLENGE THE WORLD PART. 11 (CTW 2018)

BY sball

02/06/2019

LA-Streetball.com - Setelah mampu meraih posisi kedua di kompetisi yang digelar di New Taipei, para pemain CTW 2018 kembali mesti menghadapi hadangan dari salah satu tim kampus terbaik di Taipei, NTUA Sharks. Game ini memang hanya bertitel Scrimmage Game, tapi tetap pride sebagai pemain basket di lapangan gak akan pernah mau kalah.

Bermain di tempat yang sama, tim CTW 2018 memulai game melawan NTUA dengan melakukan banyak rotasi pergerakan bola dengan cepat. NTUA pun meladeni permainan CTW 2018 dengan defense yang bagus dan fastbreak mematikan.

 

 

NTUA memang dikenal di Taipei dengan tipikal bermain cepat. Sekalipun postur mereka tinggi besar, tapi beberapa pemain yang berposisi 4-5 mereka memiliki kemampuan dribble dan sprint yang sangat baik. Ke Ji Hao, pemain Baifu Warriors yang sebelumnya jadi bintang saat mengalahkan tim CTW 2018 adalah pelatih kepala dari tim ini. Ia pastinya sudah punya plan untuk bisa memecahkan defense yang dimiliki oleh tim CTW 2018.

 

 

Setelah kejar-kejaran angka sampai pertengahan quarter ke-4, tim CTW 2018 berhasil memenangkan permainan dengan skor 74-65. Rio Disi, Abraham Wenas dan Fafa menjadi bintang kemenangan bagi tim CTW. 

Dengan kemenangan ini, tim CTW 2018 menutup  tour Taipei dengan rekor 3 kali kemenangan dan satu kekalahan. Coach Antonius Joko pun puas dengan penampilan maksimal para pemain. “Kita harus puas dengan hasil ini karena para pemain mati-matian di lapangan, coba liat aja streamingnya, permainan di lapangan gak akan bohong kalau mereka main pakai hati” kata headcoach CTW 2018.

 

 

Team coach juga menetapkan Rio Disi sebagai MVP CTW 2018 kali ini. Rio dianggap menjadi pemain yang snagat berpengaruh buat tim. Ia sekaligus menjadi kapten yang baik buat teman-temannya. Penantian Rio mulai dari 2015 akhirnya diganjar dengan gelar MVP.

SHARE
SHARE:
346
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...