Humor dan Musik, Rahasia Sukses Steve Kerr

BY sball

24/06/2015

berita basket | Steve Kerr
LA-Streetball.com - Di tahun rookienya sebagai pelatih, Steve Kerr justru dengan cepat menuai sukses bersama tim asuhannya, Golden State Warriors. Ia mengulang kesuksesan Pat Riley di tahun 1982 bersama Lakers, yakni sebagai pelatih yang mampu langsung membawa timnya meraih gelar championship di tahun pertamanya melatih tim. Di NBA Finals, Warriors mengalahkan Cleveland Cavaliers 4-2 dalam sistem best of seven. Kerr berhasil membantu Warriors mendapatkan gelar championship setelah terakhir meraihnya sekitar 40 tahun silam.

Apa kunci utama Kerr dalam memimpin Warriors? Permainan mengalir, keseimbangan, dan kekompakan. Hasilnya, tim asal Oakland ini menempati ranking pertama baik dari segi offense maupun defense. Kerr, mantan pemain bola basket Chicago Bulls dan San Antonio Spurs ini, juga beruntung memiliki barisan pemain hebat dalam diri Stephen Curry, Klay Thompson, Andrew Bogut, hingga Andre Iguodala. Kendati demikian, dalam permainan di atas lapangan, Kerr memprioritaskan kolektivitas tim ketimbang menonjolkan peran individu.

Selain itu, ada sisi menarik lainnya yang menonjol tentang gaya kepelatihan Kerr. Ia tidak menciptakan jarak dengan para pemain. Saat latihan, ada sesi di mana ia membebaskan para pemainnya untuk berimprovisasi dan latihan "senang-senang" saat sedang warming up seperti misalkan, shooting bola dari setengah lapangan (half-court shot), maupun shooting dari ujung lapangan ke ujung satunya (full-court shot). Suasana di camp latihan Warriors juga begitu rileks dan kondusif.

"Saya menyukai humor, saya suka membuat segala sesuatunya mencair. Salah satu yang saya tiru dari sahabat saya, Pete Carroll (pelatih Seattle NFL), adalah bahwa kami memainkan musik selama latihan, dan ini sangat bagus; anak-anak menyukainya," kata Kerr.

Pujian juga datang dari Ron Adams, asisten pelatih yang membantu Kerr dalam hal defense di Warriors. Menurut Adams, Kerr sangat komunikatif dan memiliki perhitungan yang baik. Kerr juga merupakan sosok yang menyenangkan sehingga dapat menciptakan atmosfer positif di dalam tim. "Ia cukup fleksibel, terbuka, dan mau mendengar saran orang lain. Ia begitu mencintai olahraga ini, dan bekerja di sini. Sehingga ia membuat kami leluasa untuk bekerjasama dengannya," tambah Adams.

Memang, menjadi pelatih Golden State Warriors bukanlah pengalaman pertamanya sebagai salah satu anggota di dalam organisasi tim. Sebelum ini ia pernah menjabat sebagai general manager tim Phoenix Suns dari tahun 2007 hingga 2010. Ia kaya akan pengalaman di NBA. Terlebih, ia juga sempat mencicipi rasanya ditangani oleh pelatih-pelatih hebat seperti Phil Jackson (Chicago Bulls) dan Gregg Popovich (San Antonio Spurs). Bersama kedua pelatih tersebut, Kerr pernah mendapatkan 5 gelar championship semasa masih jadi pemain dulu. Secara tidak langsung, ilmu kepelatihan bisa Kerr dapatkan dari dua pelatih legendaris tersebut.

So, raihan championship tahun 2015 ini bisa dikatakan baru permulaan saja. Kerr masih lapar akan prestasi di usianya yang tergolong masih muda, 49 tahun. Patut kita tunggu gelar-gelar yang akan hadir berikutnya dari seorang Steve Kerr!

(RAI)



Baca juga: Duel Duo Stephen

SHARE
SHARE:
879
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...