Ini Dia Keseruan Seleksi Challenge the World 2015

BY sball

25/02/2016

Ini Dia Keseruan Seleksi Challenge the World 2015

LA-Streetball.com
- Ballers, pasti loe masih ingat Challenge the World 2015 lalu! Yap, banyak banget keseruan yang terjadi, diantaranya saat seleksi skuad tim LA Streetball untuk berlaga di Somecity Tournament, Jepang. Nggak tanggung-tanggung, coach kenamaan asal Amerika, Dan Rose terjun langsung dalam pencarian talenta-talenta berbakat pebasket Tanah Air untuk masuk ke squad tim LA Streetball.

Para pemain basket menjalani proses seleksi yang cukup ketat. Dalam Training Camp perdana, coach Dan Rose mengawali dengan sesi latihan fisik. Tentunya, coach Dan Rose ingin melihat kemampuan fisik para pemain. Setelah itu, coach Dan Rose menguji skill basket, para pemain terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian sesi Training Camp. Nggak ketinggalan, coach Dan Rose juga memberikan masukkan dan motivasi untuk membangkitkan spirit para pemain. Pada sesi Training Camp, All-Star LA Streetball 2014, Tri 'Big Shot' Wicaksono turut hadir memberikan semangat sembari menyaksikan jalannya Training Camp Challenge the World 2015.

Coach yang cukup punya ‘nama besar’ di Filipina ini memang ditunjuk khusus untuk menggembleng fisik tim LA Streetball. Physical development strategy yang diterapkan coach Dan Rose diantaranya dengan melakukan physical training di tiga tempat yang berbeda, yaitu lapangan basket, gym dan aquatic training. Coach Dan Rose mengaplikasikan aquatic training dengan tujuan meningkatkan sistem kardiovaskular, memperkuat otot, menjaga endurance dan fleksibilitas tubuh para pemain. Mereka harus menahan napas selama 30 detik di dalam air, kemudian durasinya ditambah menjadi 60 detik, lalu berenang dengan hanya sekali mengambil napas. Latihan di dalam air ini dilakukan di setiap akhir sesi latihan.

Ini Dia Keseruan Seleksi Challenge the World 2015


Berkat latihan serius dan antusiasme para pemain yang menggebu-gebu saat menjalani sesi latihan selama hampir tiga minggu, coach Dan Rose menilai tim LA Streetball 2015 menunjukkan progress yang cukup baik. Coach Dan Rose menunjukkan apresiasinya saat para pemain menjalani sesi latihan dengan hasil maksimal. Raymond Sebastian a.k.a White Python mendapat pujian dari coach bertubuh kekar itu karena berhasil menyelesaikan challenge yang diberikan. Saat itu, pemain diarahkan untuk melakukan fast-moving di atas kotak-kotak. Awalnya, coach Dan Rose kecewa karena Raymond yang sangat lambat dan dia pun mendapat teguran. Namun, seketika itu Raymond mengulangi sesi fast-moving dengan sangat baik. Finally, dengan bangga, coach Dan Rose menjabat tangan Raymond dan berkata,"Thank you, Sir!"

Well, Training Camp LA Streetball di Challenge the World 2015 penuh keseruan, kan? Yeah, they have unlimited spirit, ballers!


Photo: Redaksi LA Streetball


(IP)





Baca juga:
CHALLENGE THE WORLD 2016: Event Basket Bergengsi LA Streetball Kembali Dimulai
TREAD LIKE A BALLER, MOVE LIKE A DANCER

SHARE
562
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...