Insane Tentang Perkembangan Streetball Indonesia

BY sball

24/10/2014

LA Streetball | Richard AKA Insane
La-streetball.com berkesempatan mewawancarai salah satu legenda streetball Indonesia, Richard AKA Insane, di sela-sela acara Grand Final LA Streetball 2014 lalu. Insane memaparkan pandangannya terhadap perkembangan streetball nasional secara langsung pada kami.

"Perkembangannya cukup signifikan. Dalam artian LA Streetball dapat mengundang dua tim streetball dari luar negeri, Jepang (Ballaholic) dan Tiongkok (Street China)," kata Insane. "Ini bisa jadi kesempatan buat teman-teman streetballer nasional untuk mengharumkan nama bangsa, tidak hanya sebatas mengharumkan nama kota saja. But now, LA Streetball make it to another level! Para streetballer nasional diberi wadah untuk unjuk skill ke pentas yang lebih luas," ujar Insane.

Kemudian, saat ditanya mengenai permainan para youngster streetballer nasional, Insane memilih untuk memberikan sedikit kritik. "Jujur, semakin lama saya merasakan bahwa streetballer-streetballer sekarang kurang menonjolkan trik. Trik yang digunakan itu-itu saja dari tahun ke tahun, seolah-olah mereka enggan mengkreasikan trik baru. Malah, lambat laun streetballnya menjurus ke basket konvensional."

Walaupun begitu, Insane sendiri tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sebab sejatinya streetball memang terdiri dari tiga aliran: Old School, New School, dan Hard Knocks. Jika old school menggunakan gaya basket konvensional, lalu new school menggunakan gaya streetball penuh dengan trik, sedangkan Hard Knocks lebih mengutamakan adu kekuatan fisik dalam permainannya.

Beranjak membahas mengenai pertandingan Grand Final LA Streetball 2014 itu sendiri, InsaneĀ  juga memuji tim yang diperkuatnya, City Selection Jogja, yang menunjukkan performa positif setelah mampu mengalahkan tim bertabur bintang, tim City Selection Medan. Sanjungan juga ia berikan kepada kapten tim, Mario AKA I'll See U There, yang dengan pengalamannya dapat memimpin City Selection Jogja dengan baik. Meskipun tidak dapat dipungkiri ada sedikit kekecewaan setelah akhirnya mereka tak mampu melaju ke partai puncak.

Terakhir, Insane memiliki pesan-pesan khusus untuk para anak muda yang ingin berkembang di dunia streetball. "Sekali kalian suka streetball, maka jalanilah dengan hati. Ciptakan komunitasnya dengan hati, dan bermainlah dengan sepenuh hati. Karena ketika kalian main streetball dengan hati, maka tak peduli menang atau kalah, akan selalu ada love (cinta) di situ.

"Lalu, ketika kalian punya love, maka di situ juga akan tumbuh respect. Love dan respect adalah dua kunci mengapa streetball masih akan terus berjalan di negeri ini," pesan Insane mengakhiri perbincangan siang itu.



SHARE
1119
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...