Junaidi AKA Superboy Hit The Last Winning Shot

BY Webstylers

19/06/2013

“WHAT A GAME!!” ucap ketiga Judges L.A. Lights Streetball, Baswan AKA Brother J, Budi dan Eboss, yang menonton langsung pertandingan final di Open Run Palembang 2013.

 

Yup, bagi para Ballers yang sempat menyaksikan langsung final game antara 2 tim terbaik di kota ini, yaitu Jayaraya vs. Muba Sky A, di Open Run Palembang kemarin, pasti akan mengatakan hal yang sama seperti yang diucapkan oleh para Judges kita. Bayangin saja, dari awal pertandingan, skornya selalu ketat dan berdekatan. When one team scored, the other team also scored, back to back. Mereka tampak saling membalas dan selalu memanfaatkan peluang yang ada.

 

Tentunya, masing-masing tim juga memiliki jagoan yang selalu menjadi kunci andalan serangan mereka. Sebut saja, di tim Jayaraya, adai Wawan AKA Speed Dribble, yang merupakan kapten, pemimpin dan menjadi pencetak poin utama dari tim ini. Nggak cuman itu saja, dalam Open Run Palembang 2013, Wawan juga terpilih menjadi Most Valuable Person (MVP). So, pastinya kehebatan wawan dalam melakukan  berbagai trik dan gerakan streetball tidak perlu dipertanyakan lagi. Dari awal Open Run, hingga babak final, Wawan seringkali show off what he got and showed everyone why he deserved to be MVP.

 

Selain jago dalam mendapatkan pointbreaker, basic fundamental basketnya pun terbilang sangat baik. Dia menjadi pemain serba bisa, baik handle, shoot, layup, or even dance.  Yes, di beberapa pertandingannya, dia sempat joget-joget mengikuti irama musik guna menghibur seluruh penonton yang hadir di PTC Sport Center. He was truly an entertainer!

 

Sedangkan untuk tim Muba Sky A, pada dasarnya mereka memang memiliki sekumpulan pemain yang memiliki skill basket sangat istimewa. Tim Muba Sky A dipimpin oleh handler andalan mereka yaitu Iwan AKA Sky dan terdiri dari Billy AKA Low Style Killer, Victor AKA Noah, Jay AKA Nothink, Lesmana serta pebasket profesional Indonesia, Junaidi AKA Superboy.

 

Iwan AKA Sky memiliki kemampuan menghandle bola yang sangat baik serta lompatan yang cukup tinggi. Sejak tahun 2006, Iwan telah bermain di kompetisi L.A. Lights Streetball. Maka tidak salah, bila dia layak menjadi kapten dan pemimpin untuk tim Muba Sky A. But, when we are talking about the final game, ada satu jagoan mereka yang merupakan kunci utama kemenangan tim ini, yaitu Junaidi AKA Superboy. Kehebatan Junaidi dalam bermain good fundamental basket memang nggak perlu diragukan lagi. . Ia dapat melakukan penetrasi ke dalam area ring lawan dan mencetak skor, baik lewat lay up atau pun dunk. He was also unstoppable and too fast for everybody.

 

Here comes the most exciting part!

 

Ketika waktu pertandingan hanya tersisa sekitar 7 detik, skor pertandingan kedua tim adalah 12-12. Tak lama setelah itu,  tim Jayaraya langsung memegang kendali bola dan Wawan AKA Speed Dribble berhasil mencetak angka terakhirnya yang membuat tim Jayaraya unggul 2 angka menjadi 16-14.Saat itu, waktu hanya tersisa 2 detik lagi, maka hampir bisa dipastikan bahwa tim Jayaraya would seal the game and got the Winner. But, takdir berkata lain!

 

Meski waktu  hanya tinggal 2 detik, namun tim Muba Sky A terlihat cukup tenang dan tidak terlihat down. Saat itu, salah satu pemain mereka yaitu, Junaidi, justru langsung meminta bola untuk segera melakukan offense dengan penetrasi ke area ring lawan dan berusaha mencetak angka. Tentu, melihat hal tersebut,  tim Jayaraya tidak hanya tinggal diam. Dengan sigap mereka  berusaha menahan gerakan Junaidi, yang akhirnya malah berujung pada pelanggaran ketika menembak. Sayangnya, saat itu tim Jayaraya sudah berada di situasi team foul yang artinya tim lawan secara otomatis langsung mendapatkan tambahan skor 1 angka, which made the score to be 16-15. Nggak cuman itu saja, tim Jayaraya pun melakukan foul ke Junaidi ketika ia sedang in the motion shooting to the basket. Maka, Junaidi mendapatkan 1 kesempatan menembak freethrow yang bernilai 2 angka. GOKIL nggak tuh! Lihat kan betapa menegangkannya pertandingan ini?! Man, you guys should have seen it yourself.

 

 

For the final result, apakah tembakan freethrow dari Junaidi masuk apa tidak? Tentu kalian sudah bisa menebak lah ya! Of course he made it in dan merubah skor terakhir menjadi 16-17 untuk kemenangan tim Muba Sky A! Junaidi’s last shot was really a winning shot, dan tim ini pun akhirnya sukses mempertahankan gelar juara mereka.

 

 

Well, like everyone said, “WHAT A GAME!!”

 

SHARE
486
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...