King Handles dan The Notic: Legenda Streetball dari Vancouver (part 2)

BY sball

30/07/2020

LA-Streetball.com - Setelah berpisah dari The Notic, Joey Haywood a.k.a King Handles harus menata kembali karirnya di streetball. Ia pun mencoba peruntungannya berkarir di turnamen yang lebih serius.

Ia sempat bermain untuk tim kampusnya di Langara College, namun nggak bertahan lama karena cara bermainnya yang kurang disukai pelatih. Joey Haywood mengaku nggak terbiasa melepas gaya dan mindset streetballnya. Tapi realita membawanya menyadari bahwa streetball nggak bisa mendukungnya secara finansial. Mau nggak mau, Ia harus bermain di liga kampus kalau ingin berkarir secara serius sebagai pemain basket

Source:sbnation.com

Joey Haywood akhirnya pindah ke Saint Mary’s University di Halifax dan berkomitmen untuk serius bermain di tim Huskies. Kemampuan basketnya yang memang nggak perlu diragukan lagi kembali melambungkan namanya. Selama bermain di Saint Mary’s, Ia mencetak rata-rata sebanyak 28,8 poin dan menjadikannya salah satu pemain unggulan di timnya.

Source: la-streetball.com

Setelah lulus kuliah, Joey Haywood sempat berkarir di NBL. Ia pernah menyabet gelar All-Star dua kali selama bertanding di liga NBL Canada Finals. Ia bahkan memenangkan penghargaan Canadian of the Year dari NBL pada tahun 2012 dan 2013. Joey Haywood juga pernah bermain di luar Canada, seperti liga basket di Denmark dan di Republik Trinidad dan Tobago.

Source: halligonia.ca

Tahun 2017, Joey Haywood berkunjung ke Asia untuk kembali ke arena streetball. Setelah hampir dua dekade sejak mixtape The Notic pertama kali dirilis, para penggemar Joey Haywood di Tokyo membawa salinan The Notic untuk ditandangani. Saat itu Ia akhirnya menyadari bahwa walaupun cukup lama mati suri, The Notic sudah mencetak namanya dan meninggalkan warisan penting di dunia basket.

SHARE
SHARE:
76
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...