Kisah Sukses Pat Riley

BY sball

17/09/2014

Pat Riley

Rasanya semua orang akan setuju bahwa Pat Riley adalah salah satu tokoh basket tersukses dan berpengaruh di dunia. Pria berusia 69 tahun ini termasuk orang sukses di NBA baik sebagai pemain, pelatih maupun presiden sebuah klub. Seolah memang ditakdirkan untuk sukses, Riley memang seorang juara sejati. Dialah Riley sang juara, dan juara adalah Riley. Keduanya nggak bisa dipisahkan, bro!

Sebagai pemain, Riley yang berposisi sebagai forward maupun guard ini pernah bahu-membahu bersama Wilt Chamberlain membawa LA Lakers menjuarai NBA Championship pada tahun 1972. Delapan tahun kemudian, dia menapaki kesuksesan karirnya dalam pengabdiannya bersama Lakers dengan menjadi asisten pelatihnya Paul Westhead. Saat itu, dia berperan serta dalam membawa Lakers menjadi juara NBA dengan mengalahkan Philadelphia 76ers di final. At that point, Riley started to be somebody with extraordinary talent.

Sejak saat itu, kariernya semakin mulus. Riley akhirnya didapuk menjadi head coach LA Lakers dan membawa timnya tersebut meraih empat cincin juara pada tahun 1982, 1985, 1987 dan 1988. Di tahun 1991, petualangan karir Riley membawanya kepada New York Knicks. Di sana, Riley tak terlalu sukses, sehingga pada akhirnya dia menjajal keberuntungannya dengan bergabung melatih Miami Heat pada tahun 1995. Butuh waktu lama hingga Riley memberikan gelar juara NBA kepada Heat, yakni pada tahun 2006.

He widely regarded as one of the greatest NBA coaches of all time. Sampai saat ini, nama Riley begitu identik dengan Miami Heat, karena berkat perannya juga, Wade cs mampu menjuarai kembali NBA Championship berturut-turut pada tahun 2012 dan 2013. Namun, kali ini perannya tidak lagi menjadi pelatih, melainkan sebagai presiden tim.

Riley pun selalu mendukung para pemain tanpa sekalipun mengecilkan peran pemain senior yang kerap mengalami cedera, seperti sosok Dwyane Wade. “Dwyane merupakan veteran yang sudah bermain di NBA selama 11 musim. Dia tahu bagaimana mengatasi masalah cederanya. Dia tahu persis kapan harus bermain, dan kapan harus beristirahat. Saya sudah 11 musim bersamanya sejak Wade menjadi rookie hingga saat ini, dengan 3 cincin juara sebagai pemain. Dwyane adalah tipikal pemain cerdas dan sangat efisien dalam menggunakan energinya," pujinya.

Pujian hebat juga dilontarkan oleh Riley kepada mantan forward andalan Heat, LeBron James. “LeBron James adalah pemain yang sangat percaya diri. Bahkan, bisa saya katakan dia adalah pebasket paling percaya diri di NBA sekarang. Lebron terlahir sebagai seorang pemenang. Dia ingin selalu menang," ungkap Riley.

Semangat besar Riley selalu ditularkan kepada semua orang, pelatih maupun para pemain. Dia selalu menekankan bahwa seseorang akan gagal bila tidak memiliki mental juara. Oleh karenanya, loe bisa melihat bagaimana Erik Spoelstra mampu mengatur tim dengan begitu solid. Selain itu, loe juga bisa melihat para penggawa, seperti Chris Bosh dan LeBron James bisa bekerja sama apik dengan para veteran, seperti Ray Allen dan Dwyane Wade. That’s why Miami Heat get successfull achievement after all.

Sebagai penutup, ada sebuah quote indah dari sang maestro NBA, Pat Riley, mengenai sebuah kesuksesan yang bisa menjadi motivasi buat loe.

“Excellence is the gradual result of always striving to do better.” -- Pat Riley.

 

SHARE
SHARE:
963
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...