KONSPIRASI BESAR DI NBA (PART 1)

BY sball

28/01/2019

 

LA-Streetball.com – Isu match fixing di sepakbola kita yang baru-baru bikin geger banyak kalangan di Indonesia ternyata pernah juga loh (diduga) terjadi di NBA. Banyak yang belum tau pasti yak?! Ya buat generasi millennial mungkin ga banyak yang tau karena salah satu pertandingan yang diduga “diatur” oleh NBA ini terjadi di tahun 2002. Tepatnya game ke 6 Western Conference Finals antara Sacramento Kings vs LA Lakers.

 

Source: Image

 

Kenapa banyak die hard nba fans yang bilang kalau game 6 WCF Finals ini udah “diatur”? Ya karena emang jelas banget keliatannya. Teori konspirasinya bilang alasan utama dari kekalahan Kings di game ini adalah, UANG. Yup! Uang adalah masalah utamanya.. kenapa? Ya karena kita tau saat itu Eastern Conference Finals dimenangkan oleh New Jersey Nets, sebuah tim yang ga punya basis fans yang besar. Saat game 6 WCF Kings lagi memimpin Lakers dengan 3-2. Di game best of 7 maka The Mighty Lakers yang saat itu dipimpin oleh dynamic duo Kobe dan Shaq bakalan selesai kalau kalah di  Staples center. Teori konspirasinya juga kemudian bilang, ga akan mungkin Lakers yang punya fanbase besar dan superstar dibiarin kalah sama tim yang punya basis fans kecil kaya sacramento. Share TV yang jutaan dolar buat NBA Finals akan hilang begitu aja kalau lakers ga bisa lanjut ke Final.

 

Source: Image

 

Sebenernya saat tulisan ini gue buat, gue pribadi feel sorry buat Sacramento Kings, emang udah lewat sih, tapi Vlade Divac, Chris Webber, Pedja Stojakovic, Doug Christie, Mike Bibby, dkk yang bela Kings saat itu punya kesempatan gede buat jadi juara NBA. Tapi sayangnya dirampok!

Next, di artikel berikutnya gue bakalan jelasin secara detail sebenernya keanehan apa aja yang terjadi di Game 6 Western Conference Finals antara Kings dan Lakers. Dan kenapa bisa benyak orang sebut kalo Kings itu “dirampok” sama NBA.

 

(Bersambung..)

SHARE
SHARE:
916
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...