KULTUR JADI KUNCI SPURS

BY sball

24/04/2017

 

LA-Streetball.com - Sejak jadi juara di tahun 1999, San Antonio Spurs emang memiliki permainan dan catatan prestasi yang cukup stabil. Ada pasang surut tapi tetap membuat Spurs jadi salah satu tim yang paling disegani di NBA. Isolation minded guard dan center tower selalu sukses mendominasi game. Sejak saat itu semua tim melakukan strategi yang sama. Ketika Kevin Garnett dan Ray Allen bergabung dengan Paul Pierce di Boston kemudian Lebron migrasi ke south beach dan satu tim dengan Chris Bosh dan Dwyne Wade.

Tapi sekarang hal tersebut mulai berubah. Ketika ada trend baru di mana ada pemain yang berposisi bebas untuk membantu 3 pointer ataupun mid-range jumper. Dan Spurs selalu berhasil mengikuti bahkan menjadi pioneer bagi setiap perubahan di NBA.

Ada yang bilang itu semua karena kejeniusan Gregg Popovich sang juru latih tim tersebut. “ Pop is an innovator. He leads the charge in a lot of areas of coaching, especially at this level’ kata Mike Brown assistant pelatih Golden State Warriors yang pernah jadi bekerja bareng dengan Pop dari tahun 2000-2003.

Katanya Pop nggak pernah berhenti buat mikirin perubahan apa yang harus dilakukan untuk Spurs agar bisa terus melaju kedepan. Pop selalu puny acara yang jitu untuk bisa memberi ruang bagi setiap pemain dan juga kemungkinan pola bermain. Kalo dibilang dia selalu mengandalkan pemain besar, nggak juga Pop bahkan pernah memainkan small balls seperti Malik Rose meski akhirnya permainannya kembali ke pola asal.

Sejak tahun 2002-2016, Spurs selalu berhasil melakukan rotasi antara Duncan, Manu Ginobili dan Parker. Spurs berhasil menciptakan sebuah system yang membuat semua pemainnya bisa masuk dalam tempo.

Spurs nggak pernah kehabisan pemain bintang! Bukan karena mereja jago mencarinya tapi mereka punya system yang membuat setiap pemain bisa langsung berdansa dengan pola yang diberikan Pop.

Sepeninggalan Duncan, Spurs Kahwi Leonard sebagai kartu as mereka. “the Spurs are good at what they do. They are good at findings the right guys who will fit the system” ujar Boris Diaw. Banyak pemain yang kurang bersinar ditempat lain justru nemuin sinarnya di sini. Itu semua karena system yang diterapin. Systemnya apa? Sebenernya gampang, setiap pemain cukup tau tugas mereka apa! Pop dengan jelas dan nyaman menyampaikan itu kepada pemain.

Setiap pemain diperlakukan sama meski dia adalah bintang seperti Duncan. Hal itu memberikan penegasan kesetiap pemain kalau mereka punya peran yang sama terhadap tim. Itu yang jadi kuncin Spurs hamper 20 tahun ini.

  

SHARE
246
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...