L.A. Streetball in Bali

BY Webstylers

24/06/2013


For the very first time, akhirnya L.A. Lights Streetball hadir di pulau Dewata, Bali. Pastinya, seluruh ballers dan pencinta streetball di pulau Bali have been waiting for this in a very long time. Seluruh pemain, penonton, sampai judges juga merasa sangat excited dan heboh dengan Open Run Pulau Bali kali ini. Apakah loe juga ikutan excited dan penasaran ingin tahu how it went? Don’t worry, loe bisa baca ulasannya disini.

 

Sejak pagi, area lapangan Renon, Bali, sudah dipenuhi oleh banyak ballers dan para streetball mania. Walaupun kompetisi baru dimulai agak siang, namun antusias dan semangat para maniak streetball sangat gokil. Mereka  tampak tidak sabar untuk segera bertanding dan menjadi tim pertama yang juara di Open Run Bali.

 

Berbicara mengenai ballers di Pulau Bali, sebenarnya tahun ini bukan lah pengalaman pertama mereka bertanding di L.A. Lights Streetball. Sejak tahun 2010, salah satu komunitas streetball terbesar di pulau Bali, yaitu B-Ballaz Bali, sudah ikuti ambil bagian dalam Open Run LA Lights Streetball di kota Surabaya. Bahkan, gokilnya lagi, mereka selalu menjadi juara 1 di Open Run tersebut setiap tahunnya, yaitu pada tahun 2010, 2011, dan 2012. Jadi bisa dibilang, mereka merupakan satu-satunya tim juara bertahan di Open Run Bali. Lalu, apa kira-kira target mereka kali ini?

 

“Kita sudah juara di Open Run Surabaya selama 3 tahun terakhir ini, jadi rasanya kurang komplit kalau belum menjadi juara di hometown kita sendiri. So, kita harus juara!” ungkap Anwar AKA Hype, pelatih tim B-Ballaz Bali dengan penuh semangat.

 

Well, well, well, rupanya niat dan tekad juara mereka nggak sekedar omong doang bro! Percaya nggak percaya, komunitas B-Ballaz mengirimkan sebanyak 6 tim terbaiknya di Open Run kali ini. Termasuk, dua tim terkuat mereka yaitu tim B-Ballaz 1, yang berisikan mantan Allstar Nasional 2010, Picko AKA Steroidz dan tim B-Ballaz 2, yang juga memiliki pemain basket profesional Indonesia asal Bali, yaitu Teguh. Mereka  tampak benar-benar mempersiapkan mental dan ‘senjata’ untuk mempertahankan gelar “tim terkuat di pulau Bali”. Gokil nggak tuh?

 

Selain 6 tim dari komunitas B-Ballaz Bali, ada juga beberapa tim kuat lainnya yang turut serta bertanding antara lain, Ball 2 Shine, Denpasar Lawyer Club, Future Bali, dan tim originally from Surabaya, yaitu 031 Ballers.. Each of them tried to survive until the very last round.

 

Namun, sesuai dengan prediksi awal, dua tim terkuat asal komunitas B-Ballaz Bali, yaitu tim B-Ballaz 1 dan B-Ballaz 2, berhasil mengalahkan setiap lawan mereka, dan sukses sampai dengan babak semi final. Selain mereka, tim Future Bali dan tim Denpasar Lawyer Club juga sukses merebut  tiket terakhir ke babak semi final Open Run pulau Bali. Melihat hasil pertandingan tersebut, semua orang memprediksikan bahwa these two semifinal matchups would be very interesting and full of excitement.

 

Pertandingan semifinal pertama, antara tim B-Ballaz 2 dan tim Denpasar Lawyer Club, rupanya tidak begitu memberikan perlawanan yang seimbang di antara kedua tim. Sejak awal pertandingan, Tim B-Ballaz 2 terlihat sangat mendominasi. Alhasil, mereka berhasil meraih tiket pertama ke babak final Open Run dengan mengalahkan tim Denpasar Lawyer Club melalui skor 21-06.

 

Berbeda dengan pertandingan tersebut, laga semifinal kedua terlihat jauh lebih keras dan sengit sehingga membuat seluruh penonton merasa deg-degan. Bagaimana nggak? Tim Juara bertahan, B-Ballaz 1 bertanding melawan tim yang berasal dari komunitas besar di kota Bandung, yaitu Future Bali. Walaupun originally Future berasal dari Bandung, namun seluruh pemain yang bermain di Future Bali memang tinggal di Bali. Bahkan, mereka memiliki seorang pemain asing yang memiliki skill dan kehebatan bermain basket yang sangat hebat bernama Frida.

 

Sejak awal, kedua tim tampak saling berusaha mendapatkan poin lewat layup atau shoot to the basket sehingga skor mereka pun menjadi seimbang. Namun, di detik terakhir pertandingan, tim Future Bali mendapatkan kesempatan untuk mencetak angka, yang membuat skor pertandingan menjadi 14-12. And guess what, tim B-Ballaz 1 rupanya tidak mampu untuk menyamakan kedudukan. Akhirnya, langkah mereka pun terhenti sampai di sini. Baru pertama kalinya, Picko, Brad, dan teammate lainnya gagal lolos ke babak final Open Run LA Lights Streetball, sejak tahun 2010.

 

Alhasil, pertandingan babak final menyisakan dua tim terkuat di Bali yaitu,  tim B-Ballaz 2 vs. Future Bali.  Apakah komunitas B-Ballaz Bali akan mempertahankan predikat “tim streetball terbaik di pulau Bali”? atau justru tim Future Bali yang akan meraih gelar Juara 1 dan mendapatkan predikat sebagai tim pertama yang berhasil meraihnya di Open Run pulau Bali? We’ll find out right now!

 

Pertandingan yang diprediksi akan lebih seru dan lebih ketat dari pertandingan semifinal sebelumnya ini, rupanya malah memperlihatkan sedikit perbedaan, terutama dari segi kekuatan tim. Hal tersebut dapat terlihat dari dominasi tim B-Ballaz 2 di babak final. Salah satu penyebabnya adalah karena pemain andalan dari tim Future Bali, yaitu Delano AKA Trailer tidak bisa bermain maksimal akibat cedera kaki yang dialaminya sejak awal kompetisi. Akhirnya, tim Future Bali memutuskan untuk mengistirahatkan Delano di tengah pertandingan final. Alhasil,  kekuatan tim Future Bali pun menjadi berkurang, but hey, the game must go on, right? Pemain asing asal tim Future Bali, yang juga merupakan pemain andalan mereka, yaitu Frida, terlihat berusaha sebaik mungkin di pertandingan terakhir ini. But somehow, he and team fell short dari kehebatan tim tuan rumah yaitu, B-Ballaz 2.

Sedangkan, dari tim B-Ballaz 2 sendiri tampak memanfaatkan kesempatan yang ada. Joe bermain baik dalam menahan berbagai serangan dari lawan. Tak hanya itu saja, Teguh, sebagai jagoan dan kunci kekuatan dari tim B-Ballaz 2, terlihat sangat penuh power dan energi, baik dari segi offense dan defense. Alhasil, mereka pun  berhasil sealed this final game dan  meraih Juara 1 setelah mengalahkan tim Future Bali dengan skor 13-04.  Selamat bli-bli B-Ballaz Bali!


 

Streetball Competition:

I: B-Ballaz 2

II: Future Bali


MVP / Top Pointbreaker:
Sonny AKA Midnight (031 Ballers)

BBoy Battle:

I: Snikaz

II: Tampiaz

 

Freestyle Battle:

I: Low Blood

II: Rebellicious

SHARE
417
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...