Lebih Dekat dengan Legenda Streetball di NBA

BY sball

07/08/2014

Namanya kurang bersinar di liga basket profesional terbesar di dunia, walaupun pria ini sudah pernah memperkuat sejumlah klub, seperti Milwaukee Bucks, Toronto Raptors, Miami Heat, Houston Rockets, Orlando Magic dan New Jersey Nets.

Rafer Alston saat masih memperkuat Orlando Magic

Sebaliknya, Rafer Alston AKA Skip 2 My Lou bisa disebut sebagai salah satu dewanya di ranah streetball. But somehow, this streetball legend went from the playground to a starting point guard playing in the NBA Finals when he was an Orlando Magic player. Which it’s very great!

Pemain dengan tinggi 188 cm ini memang dikenal lama sebagai handler keren di jalanan kota New York. Setelah melewati masa college careernya pada tahun 1999 dan bakatnya ditemukan dalam AND1 Mixtape, Alston finally got a chance to play in the NBA in the same year with Milwaukee Bucks.

Sayangnya, selama tiga musim bersama Bucks, pria berusia 38 tahun ini tak pernah menjadi pemain reguler dan hanya mencatatkan rata-rata 13.4 menit per pertandingan di lapangan. Lucunya, skill streetballnya banyak diterapkannya dilaga-laga NBA.

Seperti saat Bucks tengah unggul poin atas Philadelphia. Alston yang tengah mendribble bola ke daerah pertahanan lawan, kedapatan tengah melakukan dribble between the leg. Namun, wasit menilai ia telah membuat pelanggaran karena melakukan travelling (memegang bola bukan dribble dengan memantulkan bola). Padahal, di dalam streetball hal tersebut lumrah dilakukan.



Selain itu, video di bawah ini juga akan memperlihatkan bagaimana streetball memang sudah mendarah daging pada diri Alston. He went “a lil bit Skip to My Lou” and mixed it up with Lakers’s Sasha Vujacic, who was trying to play tight defense. Jelas terlihat bahwa Vujacic kesulitan meladeni gerakan gokil Alston, hingga memaksanya untuk melanggar sang legenda streetballtersebut.

Well, nggak heran deh kalau Rafer Alston AKA Skip 2 My Lou menjadi salah satu panutan streetballer di seluruh penjuru dunia. Dirinya membuktikan bahwa seorang streetballer juga memiliki kapasitas untuk bersaing di kompetisi sekeras NBA. Bahkan mereka yang tumbuh dari basket jalanan punya kelebihan beberapa handling trick yang variatif, untuk diaplikasikan ke basket konvensional sekalipun.



SHARE
SHARE:
1778
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...