LUIS SCOLA, SANG LEGENDA (PART. 1)

BY sball

16/09/2019

LA-Streetball.com – Penampilan luar biasa Luis Scola di game semifinal saat Argentina menang atas Prancis memang membuka mata dunia basket internasional bahwa power forward berusia 39 tahun tersebut layak disebut legenda.

 

Source: https://spacecityscoop.com

 

Ya, Luis Alberto Scola Balvoa adalah legenda argentina yang memulai karirnya di tim professional Ferro Carril Oeste yang bermarkas di Caballito, Buenos Aires. 3 tahun di Ferro, ia melanjutkan karirnya ke tim Gijon Baloncesto. Sempat dipinjamkan ke Tau Ceramica, Scola masuk draft NBA tahun 2002 setelah dipilih di urutan 56 oleh San Antonio Spurs. Spurs memutuskan untuk kembali meminjamkan Scola ke Tau Ceramica untuk mengasah skillnya. Beberapa prestasi Scola saat ia bermain di eropa adalah : Juara Liga Spanyol (2002), 3 kali Juara Spanish Cup (2002, 2004, 2006), 3 kali Juara Spanish Supercup (2005-2007), 2 kali MVP Liga Spanyol (2005 dan 2007), Spanish Supercup MVP (2005) , dan masih banyak segudang prestasi lainnya.

 

Source: www.euroleague.net

 

Di tahun 2007 ia diambil Houston Rockets dan berhasil masuk ke jajaran NBA All Rookie First Team di tahun 2008. 5 tahun di Houston, Scola ke 4 tim NBA lain selama 4 tahun ia sempat bermain di Phoenix Suns, Indiana Pacers, Toronto Raptors, dan Brooklyn Nets.

Tipikal main Scola memang unik, ia bukan tipikal power forward dengan mengandalkan permainan fisik atau otot, ia lebih mengandalkan IQ basketnya dan kepintarannya dalam mencari ruang untuk attacking the basket. Buat yang udah sering liat aksinya pasti tau kalau footwork Scola adalah salah satu yang terbaik setelah Hakeem Olajuwon.

 

Source: clutchfansDOTnet Youtube Channel

 

(Bersambung)

LUIS SCOLA, SANG LEGENDA (PART. 2)

SHARE
SHARE:
860
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...