MENUNGGU PEMBUKTIAN THE AIR BALL

BY sball

24/11/2017

 

LA-Streetball.com - Dia pernah punya rekor shooting 1-9 dan membuat timnya kalah dari Philadelphia 76ers. Tapi dia juga pernah mencetak triple-double 11 point, 16 rebound dan 11 assist. Dialah Lonzo Ball. Lagi-lagi nama ini kita bahas. Sebenarnya bukan catatan yang buruk untuk seorang rookie. Tapi yang patut jadi catatan adalah ketidak-stabilan Zo cukup jadi highlight banyak orang. Terutama dalam hal shooting.

Nama Zo yang sempat kencang di awal musim mulai surut, disusul beberapa pemain lain seperti Ben Simons yang surprisingly punya statistik jauh lebih stabil dibanding Zo, 18.7 point, 9.2 rebound, 7.6 assist dan 2.0 steal per game. Belom pernah ada rookie punya catatan secemerlang ini.

Momok itupun dimiliki Lonzo, dengan persentase shooting hanya 31.3 %.  Sulit bagi dirinya bisa kembali jadi kepercayaan para fans. Dia punya minute play yang sangat cukup untuk bisa membuktikan dirinya dalam 250 menit dilapangan. Tapi apa yang ia dapat dari shootingnya? Bahkan  jauh lebih buruk dari apa yang pernah dimiliki Markelle Fultz setelah ia memiliki gangguan punggung.

Entah beban berat apa yang menimpa dirinya. Lonzo pun jadi salah satu pemain yang paling sering kena block. Lonzo pernah 12 kali gagal layup karena kena block. Aneh memang! Kalau dipikir dia punya gaya shooting yang nggak berubah sejak masih main di UCLA. Shot side-step and step-back three-pointers! Dia punya rekor 41.2 persen jauh lebih baik di masa freshmannya.  

Meskipun mungkin hal tersebut nggak bisa dibandingin. Di NBA penjagaan pasti lebih dalam, namun apakah sampai harus seseiring itu untuk air ball?

Bahkan Lonzo sempat menjadi olok-olokan dan disandingkan dengan dua Air yang paling popular di dunia yaitu Air Jordan, Air Bud dan Air Ball. Tentunya istilah atau ledekan itu sangat tidak membuatnya nyaman. Tapi apakah hal tersebut diikuti dengan perubahan dalam pola permainannya?

Magic Johnson sebagai presiden club sempat memberikan pembelaan kalau yang dicari dari Lonzo bukan sebagai point machine melainkan seorang leader di lapangan. Apakah Johnson mengharapkan sosok seperti Jason Kidd berada di kubu Lakers saat ini?

Kalo dilihat mereka memang punya beberapa kesamaan, Kidd memiliki assist dan visi bermain yang sangat baik. Dari segi shooting dia bukanlah yang terbaik. Tapi keberadaannya di tim membuat pemain lain tenang. Dan Kidd punya awal yang juga nggak gampang di NBA.

Di luar olok-olokan Air Ball dan catatan shootnya yang buruk, toh buat lo fans Lakers jangan lalu menyerah pada dirinya. Karena ingat beberapa kali ia mampu membalikan posisi Lakers dan memimpin kawan-kawannya.

Dia mampu membawa Lakers unggul 10 point dari Memphis, dia mampu membuat Lakers juga unggul 12 point dari Brooklyn. Dia bukanlah pemain buruk, atau bust. Dia hanya butuh kesempatan untuk terus menembak, dan enjoy dengan waktu yang ia miliki di lapangan. Jalan popularitas yang ia tempuh di NBA emang agak berbeda. Itu resiko yang harus ia pilih dan tantangan untuk dia membutikannya. Mungkin ada saat di mana Air Ball adalah julukan untuknya yang berarti ia tak berhenti mengudara dengan namanya yang menjadi bintang di liga terpanas di dunia.

SHARE
641
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...