Money Man dan Invisible Mendominasi Open Run Medan 2013

BY Webstylers

05/06/2013

 

Pada Open Run Medan 2013 kemarin, dua wakil Allstar Nasional 2012, yaitu Lana AKA Money Man dan Rahmad AKA Invisible tampak mendominasi hampir di setiap pertandingan. Dalam kompetisi tersebut, Lana dan timnya, Universal A sukses mempertahankan gelar juara mereka untuk yang keempat kalinya secara berturut-turut. Sedangkan, Rahmad berhasil mendapatkan gelar MVP untuk yang ketiga kalinya di Open Run kota Medan. What an accomplishment, right? These two Allstars really performed and showed the crowds why they deserved to be called “Allstars”.

 

Lana AKA Money Man played well and outstanding, from  layup, shoot, until his specialty which is tricks and point breakers, he did really smooth. Bahkan, komunikasi di antara teman setimnya pun terlihat baik dan lancar. Kekompakan ini lah yang mungkin juga menjadi kunci utama kemenangan mereka. So, how did they feel about this?

 

“Kita senang banget  bisa menjadi juara lagi untuk yang keempat kalinya. Memang, kita sudah mempersiapkan diri untuk mempertahankan gelar juara dan bermain semaksimal mungkin,” ungkap Lana dengan perasaan puas.

 

Komunitas streetball Universal memang bisa dianggap sebagai salah satu komunitas senior di kota Medan. Awalnya, beberapa pemain dalam tim tersebut merupakan mantan pemain dari tim Medan Streetballer yang juga selalu aktif mengikuti Open Run di kota ini. Namun, karena satu dan lain hal, akhirnya Lana dan beberapa kawannya pecah dan membentuk tim Universal ini di tahun 2009 lalu. Sejak tahun 2010, tim Universal selalu menjadi juara pertama di setiap Open Run kota Medan. They are still the best streetball team in Medan right now!

 

Sama halnya  dengan Lana, Rahmad pun berhasil mendapatkan penghargaan dalam laga kali ini. Walaupun dia dan timnya gagal menjadi juara pertama di Open Run, namun Rahmad berhasil meraih gelar MVP Point Breaker di Open Run Medan 2013. And again, for the 3rd straight year, he received this award because of his great talent and ability to do tricks and get POINT BREAKER! Sampai saat ini, belum ada seorang pun yang bisa mendekati rekor jumlah point breaker nya di setiap Open Run. He is just too good! Tentunya, dia juga merasa bangga bisa kembali meraih penghargaan ini. Namun, dibalik penghargaan tersebut, Rahmad pun mengungkapkan keinginannya untuk merebut gelar juara di Open Run Medan pada pertandingan di tahun depan.

 

Cita-cita dan keinginan Rahmad untuk tersebutlah yang patut dihargai dan di support sepenuhnya. Seperti yang loe ketahui, beberapa tahun belakangan ini, tim Rahmad belum berhasil mengalahkan  tim rekan Allstar nya yaitu, Lana dari tim Universal. Mungkin sebenarnya Rahmad dan timnya, Ice Cream Streetball sudah memiliki squad yang memiliki skill dan talenta yang sangat baik. Namun untuk meraih kemenangan,  skill dan kehebatan tidaklah cukup. Mereka pun membutuhkan defense yang baik. Does Rahmad and the team have that? Well, let Rahmad and the team answer that. Don’t give up!

 

So, dukung terus para Allstar Nasional L.A. Streetball untuk terus beraksi dan berkarya di dunia streetball Indonesia. Congrats to both of you, Allstars!

SHARE
592
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...