Open Run Jakarta 2013: Save the Best For Last

BY Webstylers

08/07/2013


“Save the best for the last!”

Itulah kalimat yang paling pantas diucapkan untuk Open Run terakhir tahun 2013 di “The City of Gods”, yaitu Kota Jakarta. As a predicted, Open Run Jakarta kembali menampilkan pertandingan terbaik dari semua jagoan basket di seluruh Indonesia. Terlebih, banyak pemain basket dari liga basket profesional Indonesia yang ikut bermain dalam kompetisi ini seperti, Tri Wicaksono (Stadium Jakarta), Agustinus Dapas Sigar (Hangtuah Sumsel Indonesia Muda), Fadla (Garuda Kukar Bandung), Rizky Effendi (Dell Aspac Jakarta), dan salah satu handler terbaik Indonesia, Dimas Muhari (CLS Knights Surabaya). Look at those names! They are really good profesional basketball players, and they all played in the biggest streetball competition in Indonesia, LA Lights Streetball. Isn’t it awesome?

Sama seperti tahun sebelumnya, Open Run Jakarta kembali diadakan di lapangan streetball yang paling “senior” dan ternama di Indonesia, yaitu lapangan basket ABC Senayan. Sebanyak kurang lebih 40 tim ikut meramaikan kompetisi kali ini. Mulai dari tim streetball baru sampai tim senior seperti, After Midnite, Ballstar, Ball 2 Shine, Offsiders, Hollaback Hoops, JSB, North Hustler, Universal, dan juara bertahan, Glorious 9PM.

Tak hanya itu saja, jagoan-jagoan streetball ternama Indonesia pun kembali turut meramaikan Open Run Jakarta yaitu, Rico AKA Spin Boy, Aldi AKA Sky, Dikdo AKA Microwave, Suban AKA Body Mover, dan dedengkot streetball Indonesia, Richard AKA Insane. Nggak tanggung-tanggung, seluruh streetballer senior ini berhasil lolos ke babak 16 besar bersama tim mereka masing-masing. Selain itu, ada 2 Allstar Nasional kita yang ikut bermain di dalam 1 tim yang sama yaitu, Offsiders 1. Siapa lagi kalau bukan Iqbal AKA Uptown Boy dan Bicek AKA Demolition. Tentunya, permainan mereka sangatlah memukau karena mereka menunjukkan how Allstars should play. They really entertained all the audience who came to watch the Open Run.

Boleh dibilang, seluruh pertandingan di Open Run Jakarta berjalan begitu seru dan menarik. Banyak sekali kejutan dan pemain baru di dalam kompetisi tahun ini. Sebut saja, satu tim yang sangat menarik perhatian seluruh penonton, yaitu tim Glorious 9PM A. Tim tersebut dipenuhi oleh para jagoan basket Indonesia, yaitu Jerry Ranti, Abrar Adrian, Hanaf, dan Tri Wicaksono. Mereka juga memiliki satu pemain tambahan “import” khusus yang berasal dari negeri paman Sam, Amerika. Dia adalah Jamar, seorang pemain kulit hitam yang memiliki tinggi hampir 2 meter dan merupakan exchange student di salah satu universitas swasta Tangerang.

Jamar yang bekerja sebagai asisten pelatih basket di sekolah tersebut tak hanya incredible dalam melakukan berbagai dunk spektakuler, namun Ia juga memiliki handle yang cepat dan sulit untuk di “steal”. That’s why, when he played, lapangan L.A. Lights Streetball seakan fully packed secara tiba-tiba, khusus untuk menyaksikan penampilannya. Yes, he was THAT GOOD! He could do 360 dunk, windmill, or whatever dunk you could imagine. He was amazing! Sayangnya, karena satu dan lain hal, Jamar hanya bisa bermain dalam satu pertandingan saja. But that game was enough to put him in the Top 5 best plays of Open Run Jakarta 2013. Awesome!

Walaupun ada beberapa tim yang diperkuat oleh para pemain basket profesional Indonesia, namun hanya 2 tim terkuat sajalah yang tersisa dan berhasil lolos ke babak final Open Run Jakarta. Mereka adalah Offsiders 1 dan Glorious 9PM A. Boleh dikatakan, mereka sama-sama memiliki kekuatan dan amunisi yang seimbang.

Meski dalam babak final tim Glorious 9PM A tidak diperkuat oleh pemain asing mereka yaitu, Jamar, namun Tim Glorious 9PM A tetap memberikan penampilan terbaik mereka melawan tim langganan juara, Offsiders 1 yang dilengkapi oleh para pemain muda seperti, Jerry, Abrar, Hanaf dan Tri yang terlihat bermain dengan sepenuh tenaga untuk merebut gelar juara 1 di Open Run Jakarta.

Sedangkan di kubu Offsiders 1 sendiri, mereka memiliki dua jagoan kunci utama mereka, yaitu pemain basket profesional Indonesia, Rizky Effendi, dan Allstar Nasional kita, Bicek AKA Demolition. Pada beberapa tahun sebelumnya, Bicek memang selalu bermain untuk tim Ballstar Indonesia, namun kali ini Ia lebih memilih untuk bermain dengan tim Offsiders 1, yang dikenal hebat dan tangguh. Guess what? Rupanya keputusan Bicek untuk bermain di tim Offsiders 1 tidak lah sia-sia! Bersama dengan rekan se-tim nya, yaitu Mike Gerungan AKA 2 Fast 2 Furious, Rico AKA Spin Boy, Iqbal AKA Uptown Boy, dan Rizky, mereka akhirnya berhasil mengalahkan tim Glorious 9PM A dengan skor tipis yaitu, 12-10. Alhasil, Offisder 1 berhasil merebut gelar Juara 1 di Open Run Jakarta tahun 2013. It was one heck of a final game! And it was the best game of the day! Well, like we said earlier, we “save the best for last!”

Congratulations Offsiders 1 !! You guys deserved it!

Here is the summary of Open Run Jakarta 2013:

Streetball Competition:
I: Offsiders 1
II: Glorious 9PM A

BBoy Battle:
I: East Element
II: Floor Utility

Freestyle Battle:
I: Marco
II: Ardea

SHARE
1514
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...