PERKEMBANGAN STREETBALL INDONESIA (PART.3)

BY sball

27/03/2019

 

LA-Streetball.com - Seperti yang sudah kita bilang sejak awal 2015 lalu : “Streetball is Basketball” mau bagaimanapunGrayson Boucher aka The Professor, Andre Poole aka Silk, dan Joey Haywood aka The Kinghandles pernah bilang jika streetball itu tergantung gimana pembawaan lo di lapangan, bedanya tipis antara streetball sama bola basket biasa, tapi secara kasat mata lo pada pasti bisa bedain mana pemain dengan basic streetball, mana yang basicnya konvensional. Sebut aja Ali Budimansyah, Kelly Purwanto, Abraham Wenas, dll di Indonesia mereka-mereka punya gaya streetball di lapangan. Di NBA lebih banyak lagi, sebut aja Steve Francis, Jason Williams, Stephon Marbury, dan the one and only Rafer Alston aka Skip to my lou.

 

 

 

Anyway, apapun yang lo yakini tentang streetball, jangan bikin kita pecah belah. Kita harus bersatu karena berbeda itu biasa. Buat lo streetball adalah ngetrik? It’s okay.. go with that. Atau mungkin buat lo streetball itu tentang gimana pembawaan kita di lapangan? Silahkan..

Kita disatukan mulai dari tahun 2005 sampai sekarang karena perbedaan masing-masing, sebagai contoh di Yogyakarta masih ada Mara aka Babyshowtime yang meyakini jika streetball lebih enak pake trik. Di Malang ada Tosa Wisnu aka Showoff, Di Surabaya ada pentolan 031, Joshua Affan aka Tsunami, Di Samarinda ada Andaz yang juga menjadi bagian dari perkembangan streetball saat open run. Mereka semua mungkin mewakili suara-suara kalian, dan itu selalu kita dengar. Buat LA Streetball, komunitas basket entah itu streetball atau konvensional punya tempat spesial tersendiri. Ayo bersama hidupkan kembali basket jalanan Indonesia!

SHARE
SHARE:
190
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...