Perusak Ring Basket Legendaris Itu Telah Tiada

BY sball

28/08/2015

berita basket | Darryl Dawkins
LA-Streetball.com - Kamis (27/8), legenda NBA Darryl Dawkins, 58 tahun, meninggal dunia akibat serangan jantung. Segenap pengurus organisasi NBA, hingga para pemain bola basket nya turut mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya eks pemain Philadelphia 76ers tersebut.

"Keluarga besar NBA tengah berduka atas meninggalnya Darryl Dawkins. Kami akan selalu mengingat Darryl atas talenta hebat, antusiasme tinggi, serta kemurahan hatinay yang tak terbatas," ujar Adam Sliver, Komisaris NBA. "Ia selalu bermain dengan passion, integritas, dan rasa bahagia. Serta jangan lupakan pula betapa besar pengaruh yang ia berikan kepada seluruh fansnya, baik yang muda maupun tua."

Dawkins yang pernah pula memperkuat New Jersey Nets, Utah Jazz, dan Detroit Pistons ini, menorehkan rataan 12 poin dan 6,1 rebound per game dalam 726 pertandingan reguler. Bahkan 57,2 field goal percentagenya menduduki peringkat ke-7 terbaik di sepanjang sejarah NBA. Dua center yang sudah non-aktif maupun masih aktif, Shaquille O'Neal dan Dwight Howard pun menganggap Dawkins sebagai tokoh panutan mereka.

"Darryl Dawkins adalah the Father of power dunking. Saya hanyalah salah satu dari anak-anaknya," ujar O'Neal. Selain itu, Howard juga merujuk Dawkins sebagai idolanya. "Istirahat yang tenang, Dawkins. Anda merupakan salah satu pemain favorit saya sepanjang masa. Anda begitu menginspirasi banyak para pemain muda. Terima kasih atas kenangan hebatnya. Saya masih tidak percaya Anda sudah pergi. Tetapi saya yakin Anda sudah berada di tempat yang lebih baik sekarang. Anda adalah pencetus awal dunk yang sesungguhnya."

Power dunk memang sudah menjadi satu hal yang identik dengan Dawkins. Pada tahun 1979, ia dua kali memecahkan backboard ring basket saat tengah bertanding. Atas kejadian ini maka julukan "the Rim Wrecker" disematkan kepadanya. Selain itu masih banyak lagi julukan yang diberikan kepadanya, seperti "Dr. Dunkenstein", "Sir Slam", dan "Chocolate Thunder."

Khusus julukan "Chocolate Thunder" menjadi sangat istimewa, sebab ini diberikan langsung oleh musisi kawakan Amerika Serikat, Stevie Wonder. Kisahnya pun unik. Jadi, sesaat setelah Dawkins dan timnya, Sixers, berlaga, ia diminta pengurus pertandingan untuk segera langsung ke ruang ganti, karena sudah ada seorang musisi terkenal yang menunggunya. Saat itu reputasi Dawkins sebagai "perusak papan ring basket" sudah dikenal di mana-mana.

"Seseorang yang tidak pernah melihat saya secara langsung (Wonder merupakan musisi tuna netra), memberikan julukan 'Chocolate Thunder' kepada saya," ujar Dawkins berseri-seri, pada suatu wawancara di tahun 2011 silam. Julukan istimewa, oleh musisi istimewa, teruntuk pebasket istimewa.

Kini, sosok raksasa itu telah pergi untuk selama-lamanya. He will be missed, but not forgotten. Rest in Peace, the legendary "Chocolate Thunder" Darryl Dawkins. (RAI)





Baca juga: Chocolate Thunder Powerful Dunks
                Dunk Penghancur Ring
                Mahasiswa Tingkat Satu Pecahkan Ring Basket

SHARE
SHARE:
1236
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...