Poison V Team Become a Winner On Play Off Yogyakarta 2013

BY Webstylers

02/09/2013

Sebagai judges dan mantan Allstar Nasional selama 4 tahun berturut-turut sejak tahun 2006 sampai 2010 kemarin, Vickey AKA Poison V, kembali menorehkan satu prestasi baru di kompetisi L.A. Lights Streetball. Di babak Play Off Yogyakarta 2013 ini, Poison V berperan sebagai pelatih untuk Team E. You know what, Ia berhasil membawa timnya meraih gelar Juara 1 di babak Play Off pertama.  What a great job right?

 

Nah berikut adalah beberapa streetballer terbaik asal Kota Jakarta, Semarang, Purwokerto, Solo, dan Yogyakarta, bergabung dalam timnya. Here they are!

 

  1. Dewah
  2. Abrar
  3. Fadhly
  4. Valdino
  5. Mara
  6. Putra

 

Berbeda dengan tim lainnya yang berjumlah 7-8 orang, khusus Team E – Poison V hanya memiliki jumlah pemain sebanyak 6 orang. But hey, quality tentu lebih penting kan daripada quantity, right? Buktinya, mereka berhasil menjadi  tim terkuat di babak Play Off ini.

 

Secara pengalaman, Team E – Poison V hanya memiliki satu orang handler yang punya skill dan kemampuan sebagi pointbreaker hebat yang dikenal dengan Mara AKA Baby Showtime. Mara sudah dikenal di dunia L.A. Lights Streetball sejak beberapa tahun lalu sejak awal L.A. Lights Streetball diadakan. Bahkan, Mara sangat mencintai permainan Streetball hingga Ia sangat menekuni dan menjiwainya. Jadi, nggak heran kalau akhirnya variasi gaya dan gerakan streetballnya banyak dan seringkali membuat paralawannya kewalahan. He was definitely one of the key point of this team.

 

Selain Mara, one of the tallest player in Play Off Yogyakarta, yaitu Abrar juga merupakan kunci penting dari tim ini. Dengan postur tubuh yang sangat tinggi, ditambah jangkauan tangan yang sangat panjang, Abrar berhasil mencetak banyak poin, baik dengan lay up, shoot, dan juga slam dunk. Abrar merupakan salah satu big man terbaik asal Jakarta yang mendominasi posisi low post di setiap pertandingan. Skill basic basket dan fundamental nya juga sangat baik. Ia pun memiliki pengalaman bertanding yang sangat banyak di kompetisi basket di Jakarta. Dengan kekuatan big man hebat seperti Abrar dan digabung kehebatan handle istimewa dari Mara, nggak salah kalau sejak awal Team E memang diprediksikan sebagai calon juara di babak Play Off Yogyakarta ini.

 

Of course, kekuatan 2 pemain ini bukan lah kunci utama kemenangan Team E – Poison V. Pasalnya, kekompakan dan team work lah yang akhirnya membawa tim ini keluar sebagai juara 1. Walaupun di babak final mereka sempat kejar mengejar angka dengan lawannya yaitu, team A- Straight Basket, namun mereka tetap bermain tenang dan percaya diri hingga akhir pertandingan. Alhasil, mereka pun berhasil memenangkan pertandingan , melalui skor akhir 34-32. Tentunya, kemenangan mereka tidak luput dari arahan sang pelatih serta mentor mereka yaitu, Poison V. Lalu, apa pendapat dan resep dari Poison V tentang kemenangan timnya tersebut?

 

“Gue sih nggak pengaruh banyaklah akan kemenangan ini. Basically, mereka adalah pemain-pemain yang hebat. Mereka semua mengerrti main basket dan mengerti bagaimana menjadi juara. Gue hanya membantu mereka untuk saling komunikasi di lapangan dan kerja sama yang baik karena itu hal yang paling penting untuk kesuksesan tim,” ucap Poison V penuh rasa bangga akan keberhasilan tim nya.

 

That is right, ballers! Teamwork and believe in each other are the main keys of winning the championship. Kalau loe mau membawa tim loe menjadi juara,so loe harus tahu bagaimana berkerja sama dengan rekan sesama tim kalian, and build the trust in it. Like everyone said before, “There is no I in TEAM”, right?

 

SHARE
577
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...