Professor Ball Handling Secrets Revealed

BY sball

13/01/2014



Loe semua tahu kalau Grayson Boucher a.k.a The Professor merupakan salah satu legenda streetball dunia. Suatu ketika ia mendapatkan a.k.a tersebut saat ia terlihat berbeda dibanding rekan-rekannya di lapangan. Ia terlihat kontras dengan kulitnya yang putih serta tubuhnya terlihat lebih kecil dan pendek di tengah-tengah pemain lain yang tinggi besar. Dia lebih mirip seperti anak kutu buku yang bermain basket. Oleh karenanya Boucher disebut The Professor.

Boucher pun bercerita tentang kunjungan turnya keliling dunia bersama komunitas streetballnya, di mana banyak anak-anak mencoba meniru gerakannya. Namun, disayangkan kebanyakan dari mereka hanya melihat terlalu banyak show off tanpa mengindahkan sisi fundamental dari streetball itu sendiri, yaitu basket. Mereka tidak melihat The Professor sebagai satu kesatuan yang utuh, bahwa dirinya yang sekarang menjadi legenda streetball itu didapat dari hasil proses yang panjang. Yes, Dia dikenal memiliki ball handling yang memukau, beside that he can definetely do some crazy things with the ball in his hands.

Nah, untuk menguasai itu semua, Boucher berpesan agar loe semua ballers harus tetap fokus menguasai dasar dari basket itu sendiri dahulu. Berikut tipsnya:

- Lakukan 25 dribble menggunakan tangan dominan loe. Tekuk lutut loe dan gunakan satu tangan loe lainnya untuk menjaga bola dari lawan

- Lakukan hal pertama dengan menggunakan tangan sebaliknya

- Lakukan 25 crossover dribbles (dari kanan ke kiri, kiri ke kanan, kanan ke kiri, dan seterusnya)

- 25 crossover dengan sedikit pengembangan (kanan, kanan ke kiri, kiri, kiri ke kanan, kanan, kanan ke kiri, dan seterusnya)

- Lakukan 25 kali between the leg crossovers

- Lakukan 25 kali behind the back crossovers

- Coba lakukan inside out dribbles, atau biasa juga disebut fake crossover, artinya loe berpura-pura melakukan crossover dari tangan kanan ke kiri namun hanya untuk mengecoh lawan loe

- Lakukan 25 kali inside out dribbles menggunakan tangan terlemah (non dominant hand) loe

- Lakukan 25 kali inside out dribbles between the legs (right hand inside out, right to left, left inside out, left to right, etc)

- Lakukan 25 kali inside out dribbles behind the back (right hand inside out, right to left, left inside out, left to right, etc)

 

“Memang, latihan itu adalah saat yang paling melelahkan. Tapi tak mengapa, itu lelah yang positif. Ketika saya di lapangan dan terus melatih gerakan-gerakan ini, saya juga merasakan lelah luar biasa kok,“ ujar The Professor.

Now, you gotta check this video by Grayson Boucher

SHARE
1786
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...