Sejarah Dibalik Kejayaan Capital Ballers

BY sball

21/04/2016

Sejarah Dibalik Kejayaan Capital Ballers

LA-Streetball.com - Ballers, buat loe yang sering update tentang LA Streetball, pasti tau keberadaan dari Capital Ballers.  Rico a.k.a Spinboy, Raymond a.k.a White Phyton, Bayu a.k.a Lunatic adalah salah satu pemain basket dari Capital Ballers yang kehebatannya jelas nggak perlu diragukan lagi. Tim basket penguasa di Jakarta ini berada dalam naungan LA Streetball sejak 2005. Beberapa pemain basket terbaik dari tim-tim basket di Jakarta, seperti Offsiders, Ballstar, Masa Depan dan lainnya, dipilih oleh LA Streetball pada kompetisi Open Run di Jakarta beberapa tahun yang lalu. Setelah itu, mereka semua digabungkan dan membentuk tim basket bernama Capital Ballers.

Capital Ballers termasuk tim basket yang layak diperhitungkan. Banyak kemenangan yang sudah diraih oleh Capital Ballers dalam kurun waktu 11 tahun. Selain itu, beberapa tim basket di Indonesia juga telah berhasil ditaklukan Capital Ballers, salah satunya adalah Da Roaring Tigers asal Bandung. Capital Ballers sudah tujuh kali mewakili all-star di grand final LA Streetball. Sejauh ini, selain empat kali juara nasional dan tiga kali juara all-star berturut-turut, Capital Ballers juga pernah tiga kali meraih juara satu di kompetisi Open Run, Jakarta.

Sejarah Dibalik Kejayaan Capital Ballers

Mustahil kalau Capital Ballers menyabet banyak kemenangan sejauh ini tanpa adanya perjuangan besar. Usaha keras, persiapan mental dan fisik ditempa semaksimal mungkin buat menghadapi berbagai macam turnamen. Selain itu, ada poin utama yang membuat Capital Ballers bisa kuat dan menjadi tim yang solid, yaitu membangun chemistry antar pemain basket dalam satu tim. A trust is da key, indeed.

Para pebasket yang tergabung dalam tim Capital Ballers punya visi dan misi yang sama. Berangkat dari ambisi kuat untuk selalu menang di seluruh turnamen, Capital Ballers punya energi positif untuk merealisasikannya. Terbukti, Capital Ballers jadi tim basket terbaik asal Jakarta yang belum terkalahkan oleh tim-tim basket lain di Indonesia.

On the other hand,
namanya juga tim, pastinya nggak luput dari konflik, bro. Masalah internal adalah 'bumbu' pelengkap dari perjalanan tim, begitu juga yang terjadi pada Capital Ballers. Meskipun sempat menghadapi konflik minor, hal itu nggak lantas membuat mereka terpecah. Sebaliknya, mereka saling memberikan solusi agar masalah cepat selesai dan kembali bersatu untuk menebas lawan dan memenangkan turnamen.

Sejarah Dibalik Kejayaan Capital Ballers

Salah satu bukti lain kehebatan Capital Ballers adalah saat berkompetisi melawan KINGDOM di Beat Da Clock, Yogyakarta beberapa tahun yang lalu. Saat itu, Capital Ballers cuma bertanding dengan lima pemain, sedangkan lawannya tampil lengkap dengan delapan pemain. But wait, Capital Ballers was made a history! They won da game, bro! Dengan tetap mengandalkan kepercayaan satu sama lain, mereka berhasil menaklukkan tuan rumah Yogyakarta itu.

Mengingat Challenge The World 2015, salah satu pemain basket Capital Ballers ada yang ikut bertanding ke Jepang untuk berhadapan dengan tim Meisei, SOMECITY dan Ballaholic. Yap, he's Raymond a.k.a White Python! Dengan berlaganya White Python di Jepang, menjadi salah satu kebanggaan lain untuk Capital Ballers.

See? What a great team, right? Anyway, will the Capital Ballers create any achievements in this year? Let's see and time will answer it, ballers!


Photo:
 Redaksi LA Streetball


(IP)










Baca juga:
Jembe a.k.a Brother J: STREETBALL IS BASKETBALL!
Hadir di Community Battle, Nicky-Nicko Menanti Challenge The World 2016

SHARE
694
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...