Syam AKA Easy Fly bring Glorious 9PM to be a Champion?

BY Webstylers

22/05/2013


Berbeda dari tahun –tahun sebelumnya, komunitas stretballers terbesar di Kota Semarang, LID, tidak lagi menjadi pusat perhatian di Open Run L.A. Lights Streetball Semarang. Pasalnya, tahun ini Kota Semarang kedatangan satu tim baru yang berhasil mengalahkan mereka yaitu, Glorius 9PM. Nggak cuman itu saja, tim yang keluar menjadi juara ini, dipimpin oleh salah satu Allstar Nasional 2012 kita yaitu, Syam AKA Easy Fly. Akan tetapi, apakah benar kunci kemenangan dari tim tersebut memang karena Syam yang merupakan seorang Allstar dan juga pemain basket handal? Well, mostly yes! But, not everything because yang menjadi faktor utama kemenangan tim ini adalah “Team Work”! Nggak percaya? Berikut pernyataan Julian Rizky, sang pelatih dari Glorious 9PM mengenai hal ini, Bro.

“Bisa dibilang, tim kita memang lumayan solid dan anak-anaknya kompak sehingga bisa mengerti permainan satu dengan yang lain. Apalagi, ditambah dengan adanya Syam, yang sudah pengalaman dan juga seorang Allstar di kompetisi ini.”

Tim Glorious 9PM merupakan gabungan dari komunitas basket Glorious dan 9PM. Syam dan beberapa temannya membentuk tim Glorious pada akhir tahun 2009, sedangkan komunitas 9PM sudah dibentuk sejak pertengahan tahun 2005, sebelum kompetisi LA Lights Streetball pertama dimulai. Walaupun beberapa perwakilan dari tim gabungan ini berasal dari Jakarta, tapi beberapa pemainnya banyak yang berasal dari Semarang atau sedang kuliah di Semarang. Lalu, apa yang membuat Syam bermain dengan tim ini?

“Glorius terbentuk pada tanggal 21 September 2009 dan mereka teman main basket saya dari Jakarta, namun ada beberapa pemainnya yang berkuliah di Semarang. Selain itu, kebetulan pula tim saya yang kemarin main di Open Run Yogyakarata juga rata-rata berasal dari Semarang. Maka dari itulah, mumpung tahun ini ada Open Run di kota ini, jadi saya memutuskan bermain di Semarang saja bersama mereka,” jawabnya.

Selain menjadi juara Open Run Semarang, tahun 2013 juga merupakan tahun yang spesial buat Syam dimana pada tahun ini dia bermain sambil menyandang gelar “Allstar Nasional” di punggungnya. Tapi apakah hal tersebut membuat penampilan Syam jadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya? Atau hal tersebut justru malah memberikan pressure bagi Syam karena sekarang semua orang expect more from him. Is that true?

“Nggak juga kok. Saya merasa sama saja dengan tahun kemarin. Entah seperti apa orang lain melihat saya, namun ya inilah saya apa adanya. Allstar itu bonus kerja keras dari latihan selama ini. Hal yang paling penting adalah saya masih tetap bisa bermain bersama teman-teman di tim Glorious 9PM,” jawabnya sambil menutup pembicaraan.

What a humble guy, isn’t he? We wish you nothing but the best of luck, Syam AKA Easy Fly. Kita tunggu aksi loe di Grand Final nanti. Sukses Syam!

SHARE
530
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...