Tembakan Terakhir Michael Jordan

BY sball

07/01/2016

pemain basket terkenal | Michael Jordan menembak three point
LA-Streetball.com - Saat di mana Michael Jordan memutuskan pensiun untuk kedua kalinya pada tahun 1999 tidak dipungkiri salah satu momen tersedih di NBA. Dunia khususnya para pecinta basket merasa sangat kehilangan sosok luar biasa. Terlebih, Jordan telah mampu mengangkat derajat tim Chicago Bulls dengan raihan 6 titel championshipnya.

Kali ini redaksi LA Streetball mengajak para pembaca untuk bernostalgia. Bagi yang belum lahir saat itu, mungkin tulisan ini bisa dijadikan sebagai kisah legendaris yang bisa kembali diceritakan pada anak cucu. Berikut adalah kisah singkat Michael Jordan saat melepas shot terakhirnya bersama Chicago Bulls.

Pada NBA musim 1997-98, Chicago Bulls berusaha mendapatkan titel championshipnya yang ke-6. Lawan yang mereka hadapi di partai final adalah Utah jazz, tim yang sama mereka hadapi di partai pamungkas di musim sebelumnya. Bukan sebuah kebetulan pula jika di dua perhelatan NBA final tersebut, Bulls keluar sebagai juaranya dengan skor akhir yang sama, 4-2. Namun, ceritanya tidak selesai hanya sampai di sini.

Kembali pada NBA Finals 1997-98. Jazz yang diperkuat oleh dua pemain bola basket legendaris Karl Malone dan John Stockton sempat memberikan kesulitan bagi Bulls. Lewat pertarungan yang sangat ketat, karena harus melewati babak overtime, Malone cs sukses melumatkan Phil Jackson tersebut dengan skor akhir 88-85. Namun, di game 2, 3, dan 4 Scottie Pippen cs bangkit mampu mengalahkan Jazz. Jazz sempat mendapatkan "angin segar" pada game 5 di mana mereka mampu mengalahkan Bulls, lagi-lagi dengan skor tipis 83-81.

Akan tetapi, pada game ke-6 Bulls sukses mematikan mimpi Jazz, sekaligus menahbiskan diri sebagai jawara dengan menang tipis 87-86. Yang menjadi aktor utama tak lain tak bukan adalah Michael Jordan. Pertandingan ini berlangsung pada tanggal 14 Juni 1998.

Pada kuarter terakhir, pertandingan menyisakan sekitar 15 detik saja. Jordan mengambil inisiatif menguasai bola di tangannya, mencoba melakukan drive ke arah ring basket. Bryon Russell, defender terbaik Jazz, menempelnya dengan ketat, hingga ia terpeleset jatuh terkena ankle breaker akibat crossover Jordan. Ruang tercipta, kemudian Jordan melancarkan jump shot. Masuk! Bola berhasil masuk tepat saat pertandingan akan berakhir 5 detik lagi.

Bulls yang tadinya tertinggal 85-86, jadi mengubah kedudukan menjadi unggul 87-86. Hingga pertandingan berakhir, skor tidak berubah. Para pemain Bulls pun bersorak kegirangan. Jordan melompat sangat tinggi merayakan kemenangan dan keberhasilannya mendapatkan cincin juaranya yang ke-6. Di pertandingan itu pun Jordan sukses mencetak 45 poin dan terpilih sebagai MVP Finals.

Dua poin dari jump shot Jordan menjadi yang angka terakhir baginya yang ia sumbangkan untuk Chicago Bulls. Sebab pada bulan Januari 1999, ia memutuskan pensiun untuk kedua kalinya dari NBA. Pada tahun 2001 ia comeback ke NBA, namun bukan memperkuat Bulls, melainkan Washington Wizards.

Sebagai tambahan info saja, partai final ini memegang rekor rating paling tinggi sepanjang sejarah seri NBA Finals. Dan game 6 ini juga memiliki rating paling tinggi dibanding pertandingan NBA manapun sepanjang sejarah.

Well, momen shot terakhir Jordan di game 6 NBA Finals 1998 pasti akan dikenang selamanya. Karena pada saat itulah terakhir kalinya dunia bisa melihat sesosok legenda hebat berseragam tim yang berkembang pesat bersamanya. Ya, Michael Jordan dengan Chicago Bullsnya. (RAI)





Baca juga:

The Flu Game
Kisah Heroik Legenda Detroit Pistons









SHARE
SHARE:
1859
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...