The Flu Game

BY sball

03/12/2015

pemain basket terkenal | Michael Jordan
LA-Streetball.com - The Flu Game menjadi satu dari sekian banyak momen bersejarah yang pernah terjadi di NBA. Lalu, apakah the Flu Game itu sendiri?

Pada NBA Final 1997 tepatnya pada tanggal 11 Juni 1997, terjadi partai big match yang mempertemukan antara Utah Jazz dengan Chicago Bulls. Bisa dikatakan kekuatan Jazz saat itu berada pada poros duet John Stockton (point guard) dan Karl Malone (power forward). Sedangkan Bulls sangat mengandalkan skill dan tenaga trio mautnya, Michael Jordan (shooting guard), Scottie Pippen (small forward), dan Dennis Rodman (power forward).

Seperti biasa, final ini memiliki format best of seven, dengan Bulls mendapatkan keuntungan bertindak sebagai tuan rumah sebanyak 4 kali, sedangkan Jazz 2 kali. Tetapi, bukan itu poinnya. Awalnya, Bulls sempat mendominasi dengan memenangkan dua game awal. Namun, Jazz menyamakan kedudukan di game 3 dan 4. Sisanya, hanya sejarah berisi cerita unik dan kontroversial. The Flu game terjadi pada game ke-5 di arena Delta Center (kini berganti nama menjadi EnergySolutions Arena) di Salt Lake City, Utah.

Phil Jackson mau tidak mau tetap menurunkan Michael Jordan pada pertandingan krusial ini, sekalipun sang pemain sedang terkena flu dan demam tinggi. Terlebih, Jordan sendiri yang bersikeras tetap ingin bermain membantu rekan setimnya mengalahkan Stockton dkk. Dan di laga ini lah para penonton bisa menyaksikan secara langsung betapa luar biasanya seorang Jordan. Dengan kondisi yang jauh dari kata fit, Jordan tetap mampu bermain apik. Padahal cukup jelas bahwa tubuhnya lemas dan lunglai, terutama bisa dilihat saat laga sedang time out atau turun minum.

Namun tak disangka hasilnya malah luar biasa. Jordan tetap bisa membawa Bulls memenangkan pertarungan dengan skor akhir tipis 90-88. Pemain bola basket yang identik dengan nomor punggung 23 itu mencetak angka tertinggi pada laga tersebut, yakni 38 poin. What a great player! Tepat saat pertandingan berakhir pun tidak ada selebrasi lepas dari para pemain Bulls. Ekspresi Jordan datar, hingga tertunduk lemas hendak pingsan sebelum akhirnya dibopong oleh Pippen.

Scottie Pippen Bopong Jordan
Usut punya usut, ternyata ada indikasi yang mengatakan bahwa Jordan saat itu bukannya sedang terkena flu atau demam, melainkan diracuni, lho, ballers! Hal ini diutarakan langsung personal trainer pribadi Jordan, yakni Tim Grover. Ia mengatakan bahwa malam sebelum pertandingan, para pemain Bulls menginap di hotel di salah satu bilangan Park City, kota Utah. Dan saat malam mulai larut, Jordan mengatakan pada Grover bahwa dirinya sangat lapar. Namun, sangat disayangkan pihak hotel tidak bisa menerima pesanan lagi di atas jam 9 malam.

Singkatnya, mereka Grover, Jordan, dan beberapa rekan setimnya memesan pizza pada akhirnya, di salah satu restoran pizza di dekat hotel. Namun, anehnya pizza dikirim (delivery) oleh 5 orang petugas. Grover mencurigai hal ini, dan tanpa ragu mengatakan kecurigaan dan firasat buruk atas pizza itu terhadap Jordan cs. Namun, Jordan tidak peduli dan pizza itu ia habiskan seorang diri. Ya, hanya Jordan yang memakan pizza itu.

"Lalu tiba-tiba pada jam 2 dini hari, Jordan menelpon saya. Saya segera ke kamarnya, kemudian melihatnya tengah meringkuk, meringkuk seperti posisi bayi dalam janin. Saya langsung menelpon tim medis saat itu. Tepat ketika itu saya berkata, 'Ia pasti keracunan makanan.' Saya jamin! Itu bukanlah flu," kisah Grover.

Well, entah ini sabotase terhadap Chicago Bulls atau memang sebuah kebetulan, sampai sekarang tidak ada yang tahu pasti. Yang jelas, seberapa kerasnya upaya orang ingin menjatuhkan Michael Jordan, tetap sang legenda memiliki kekuatan dan keteguhan hati yang tidak mudah ditaklukkan. Karena apa? Pada musim itu akhirnya Bulls bisa mempecundangi Jazz dengan skor akhir 4-2. Yang artinya, Jordan berhasil menyumbangkan titel NBA untuk Bulls untuk yang kelima kalinya. (RAI)




Baca juga: MJ and The Breakfast Club
                Dijual, Jersey Bulls Nomor 45 Michael Jordan               
                Kisah Nomor 12 dan Hilangnya Jersey Michael Jordan

SHARE
SHARE:
1474
READ
X
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...