The New Concept on Play Off 2013

BY Webstylers

03/09/2013



As mentioned before on the first Play Off Stage on Yogyakarta
, L.A. Lights Streetball tahun ini akan dijalankan dengan konsep yang totally new, but more exciting and challenging. Tujuan dari konsep baru adalah untuk mencari streetballer terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. Setelah melakukan audisi pada babakOpen Run beberapa waktu lalu, para Streetballer yang telah terpilih akan bertarung kembali di babak Play Off.  Kemudian, di babak inilah Judges akan memilih 16 streetballer terbaik yang akan dibagi menjadi 2 tim untuk melaju ke babak Grand Final dan menjadi kandidat Allstar L.A. Lights Streetball 2013.

 

Dengan arahan dan bimbingan dari para Judges, yang sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan luas di dunia streetball Indonesia, maka para streetballer ini akan belajar how to be a great streetballer on and off the court. Teamwork and trust are the 2 main keys for your team to shine in the Play Off. Kalau loe nggak punya kedua hal tersebut, jangan harap tim loe nanti bisa menjadi juara. Walaupun pemilihan pemain City Selection dan Play Off Selection lebih fokus ke individu, namun penghargaan kepada tim yang menjadi juara tetap diberikan di setiap pertandingan Play Off yang berlangsung.

 

Salah satu keunikan dari konsep baru di L.A. Lights Streetball tahun ini adalah kita semua tidak bisa memprediksikan siapa yang akan menjadi juara, baik di babak Play Off ataupun Grand Final nanti. Pasalnya, setiap streetballer akan diacak dan dibagi ke beberapa tim sesuai dengan kebutuhan dan kelebihan masing-masing. Alhasil, setiap tim akan memiliki kehebatan dan kekuatan yang hampir sama satu dengan yang lain dan juga memiliki kesempatan yang sama untuk bisa menjadi juara. Lalu, apa pendapat dari para streetballer tentang konsep dari babak Play Off ini?

 

“Dengan konsep ini  setiap streetballer memiliki kesempatan untuk bermain 1 tim dengan streetballer dari kota lain. Bayangin saja, yang mungkin dulu ya cuma nge-fans dan sekedar tahu saja, sekarang bisa jadi 1 tim. Asik kan?” ucap Tiko AKA Straight Basket.

 

“Gue suka dengan system diacak-acak gini, jadi kita nggak tahu siapa teammate kita sampai dengan hari H. Dengan begitu, masing-masing tim memiliki persiapan dan mental yang hampir sama. Tinggal bagaimana mereka bisa saling bekerja sama dan komunikasi dalam waktu yang terbilang singkat,” ujar Budi.

Very interesting, right? Buat loe yang belum sempat nonton babak Play Off Yogyakarta kemarin, make sure you don’t miss to watch the Surabaya and Bandung Play Off round!

SHARE
388
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...