THE PROFESSOR - UDAH PASTI GAGAL DI NBA

BY sball

12/01/2018

LA-Streetball.com - Grayson Boucher, ngerasa pernah denger nama ini? Mungkin beberapa dari kalian merasa nggak asing dengan nama ini. Tapi ketika kita sebut “the Professor” kalian langsung tertuju kepada seseorang, dia lah salah satu suhu dalam dunia streetball di dunia.

Tahun 2004 jadi taun pertamanya ia menjadi bagian dari sebuah tour streetball bersama AND1. Sejak itu, streetball membawanya berkeliling lebih dari 30 negara. Soal skill,  udah pasti nggak usah lo raguin lagi! Pemain ini jelas punya ball handling yang magic, speed yang pas, dan style main yang kelas.

 

Source: Image

Kemudian, sempat terlintas pertanyaan “kenapa dia nggak main di NBA aja?”. Surprisingly pertanyaan sejenis masih banyak kita temuin di beberapa forum basket. Harusnya dengan skill selengkap itu, dia pantas dan mampu menantang siapapun lawannya di lapangan.

Terus pertanyaan itu berusaha kita jawab secara logis sehingga tidak terkesan ngarang dan mungkin juga lo setuju. Kenapa seorang Grayson “the Professor” Boucher nggak pernah atau tidak ada di NBA, kita coba paparkan jawaban menurut kita.

  •  Untuk seorang pemain basket the Professor emang punya speed dan skill yang kelas, tapi ia punya kekurangan dari segi size. Tingginya 5 kaki 10 inch dengan berat 155 lbs.
  • Mungkin ketika kita kasih tau sizenya, lo akan merujuk ke beberapa pemain seperti Isaiah Thomas atau pemain mini lainnya. Tapi seorang Isaiah Thomas punya otot lebih 30 pound dari the Professor.
  • “Tapi berat bisa dikejar!” mungkin itu statemen yang benar, tapi apakah the Professor mampu juga berperan sebagai pemain yang bisa diandalkan saat defense? Gue rasa nggak! Dia belum pernah teruji sebagai pemain saat defense, apalagi di jaman tall ball sekarang ini.
  • Skill emang bisa menutup segala kekurangan, termasuk athleticism. Tapi di NBA menurut kita itu akan jadi masalah besar bagi pemain yang tidak memiliki athleticism yang baik. Dan the Professor punya masalah itu.
  • Ia mungkin jago soal trick tapi ia belum tentu pemain yang andal saat passing atau shooting. Di NBA basket bukan soal trick tapi lo main basket dengan segala macam fundamental basket yang udah diatur dan diterapkan secara disiplin. Dan seperti kita tau banyak trick di streetball yang illegal di NBA.
  • Ball Handling penting, tapi bukan segalanya. Ini yang sering jadi masalah para streetballer gagal masuk liga basket pro. Mereka jago soal ball handling, tapi lupa caranya bikin point.

Terus apakah the Professor adalah seorang pemain basket “gagal”? Menurut kita gagal atau suksesnya seseorang itu adalah bentuk subjektivitas. Apakah NBA benar-benar tujuan terakhir setiap pemain? Mungkin lo punya jawaban yang beda-beda soal ini. Tapi dari streetball the Professor udah mampu ngeraup keuntungan yang gede banget.

 

Source: Image

Selain dari sponsorship, coba kita peretelin berapa kira-kira ia bisa dapet duit dari Youtube channelnya aja dulu. Dia punya subscriber mencapai 1.9 juta. Kalau Youtube membayar $2-$5 per 100 viewers mungkin dari video yang rata-rata ditonton 370.000 viewers, mungkin ia sudah mendapatkan kekayaan $220.000 hanya dari Youtube pertahunnya.

Mungkin NBA bukan lah lahan untuk dia tumbuh dan berbuah, tapi ia mampu merasakan sendiri manis buah kerja kerasnya di streetball dan menjadi the Professor bagi dunia streetball di seluruh dunia.

 

 

SHARE
3414
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...