THE STORY OF JOHN WALL

BY sball

21/09/2017

 

LA-Streetball - Di tahun 2010, musim pertama John Wall memulai karir profesionalnya. Sebagai Rookie emang John Wall udah bisa dibilang sangat menonjol dan nggak heran di tahun pertamanya dia sudah bisa mendapat kontrak langsung dari Reebok dengan nilai 2.5 juta dolar untuk durasi 3 tahun untuk signature shoenya. Reebok Zig Slash! Emang nggak sukses-sukses banget, malah ada Zig Slash sering masuk ke list signature shoe dengan desain yang buruk. Nggak jarang Wall sering kegep nggak pake signature shoesnya karena nggak nyaman sama desainnya.

Hingga akhirnya Adidas berusaha untuk deketin John Wall dan memberikan tawaran kontrak 7.5 juta dolar alias tiga kali lebih besar dari yang ditawarkan Reebok sebelumnya. Hingga akhirnya 31 Oktober 2014, J Wall 1 meluncur di pasaran dan di sambut sangat baik.

Setaun berselang J Wall 2 yang jadi giliran memanaskan pasar. Yang ada jelas laku keras. J Wall 2 jadi pujian banyak orang dan nggak sedikit forum yang menjadikan J Wall 2 sebagai salah satu signature shoe terbaik yang pernah dibuat.

Dari segi traction J Wall 2 kerasa banget bentuk penyempurnaan dari seri sepatu sebelumnya. Di seri ini traction WaveBone teknologi membuatnya jadi sangat soft. Di bagain mid-sole menggunakan next gen PureMotion yang sangat flexible dan nempel sama lapangan terutama indoor.

Untuk cushion mereka masih menggunakan teknologi yang sama dengan J Wall 1 yaitu AdiPrene+. Yang sangat enak dipake ketika game-game cepet tanpa kharus ketakutan terjadi ankle. Yang membedakan dengan serie sebelumnya, cushion di J Wall 2 nggak terlalu bumpy jadi tetap punya daya rekat yang tinggi buat lo yang menggunakan. Problemnya hanya ada di bagian heel yang dirasa agak terlalu empuk.

Dari segi material, sangat banyak perubahan dibandingkan serie berikutnya yang terlalu banyak bahan syntactic sehingga membuat sepatu terlihat kaku dan kurang flexible. Dari segi tampilan di seri dua ini pun punya bentuk yang lebih gagah. Punya panjang yang pas dan tidak membuat sepatu terlihat gemuk alias ngikutin bentuk kaki. Overall sepatu ini emang pantes banget untuk dikoleksi.

Tapi entah mengapa J Wall 2 jadi signature shoes terakhir J Wall. Setelah itu J Wall merupakan free agent tanpa ada brand yang nempel sama dia. Entah mengapa dan selalu jadi pertanyaan untuk pemain sekalas John Wall tak ada brand yang mau meng-endorsenya.

SHARE
551
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...