What Judges and All Star Said About Play Off Selection from Surabaya?

BY Webstylers

12/09/2013


Babak Play Off L.A. Lights Streetball 2013 telah sukses dilaksanakan di dua kota yaitu Yogyakarta dan Surabaya. Dari masing-masing babak Play Off ini, 16 streetballer terbaik juga telah terpilih sebagai perwakilan tim Play Off Selection untuk bermain di ajang Grand Final L.A. Lights Streetball nanti.

Nah, dari dua kota yang sudah di singgahi oleh L.A. Light streetball, Kota Surabaya disebut-sebut sebagai salah satu kota yang terseru di bandingkan Kota Yogyakarta. Why is that? Ini dia kata Lana AKA Money Man tentang Play Off di Kota ini.

“Play Off Surabaya seru banget, dan para pemainnya juga banyak yang berpengalaman. Apalagi, di kota tersebut terdapat beberapa teman Allstar seperti, Andika dan Esto. Gue senang melihat mereka masih main terus karena itu artinya mereka masih mendukung terus streetball di Indonesia,” ujarnya.

 

Nggak cuman Lana saja, salah satu judges lainnya yaitu, Baswan AKA Brother J juga mengatakan hal serupa. Menurutnya, secara individu,  para pemain di tim Play Off Selection Surabaya ini lebih banyak trik nya dibanding tim sebelumnya yaitu, Play Off Selection Yogyakarta. Apalagi, Ia juga melihat bahwa rata-rata dari para pemain di tim ini memiliki pengalaman yang cukup banyak dalam kompetisi serupa.

 

“Pengalaman” memang salah satu point penting yang sangat dibutuhkan untuk bermain di ajang Grand Final nanti. Seperti yang loe ketahui, ajang Grand Final merupakan battle nya The Best of The Best. Jadi, persaingan bakal semakin ketat, Bro! So, that’s why everybody needs to shine among others, apalagi kalau ingin terpilih sebagai Allstar Nasional 2013 nantinya. Kira-kira seperti apa ‘beratnya’ babak Grand Final nanti?

“Grand Final itu beda banget dengan Open Run, atau Play Off kayak kemarin. Soalnya, di babak ini semua streetballer harus keluarin semua skill yang mereka punya. Kalau nggak, ya nggak bakal terlihat menonjol, dan nggak kelihatan oleh para Judges. Memang, para streetballer Surabaya ini banyak yang sudah memiliki pengalaman bermain di Grand Final. Namun, kita lihat saja, mereka “dare to shine” nggak di Grand Final Oktober nanti?” jawab Allstar Nasional 3 tahun berturut-turut yaitu, Rahmad AKA Invisible.

 

Well said, Invisible! Memang, untuk menjadi Allstar Nasional, setiap streetballer harus selalu “bersinar” di setiap babaknya. Apalagi, kalau loe telah melihat kehebatan para streetballer yang telah terpilih pada kompetisi kali ini, maka nggak heran kalau persaingan bakal semakin ketat. So, who will gonna be a champion? We’ll see about that next month!

SHARE
475
READ
WEBSITE INI HANYA DIPERUNTUKKAN BAGI ANDA YANG SUDAH BERUSIA 18 TAHUN KE ATAS

Loading...